Berita Blitar

Kades Dilaporkan Warga Diduga Terlibat Pencurian Kayu Hutan di Blitar

Adalah Spt, kades di Kecamatan Wates dilaporkan ke Polres Blitar dengan dugaan terlibat pembalakan kayu

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Imam Taufiq
Petugas gabungan Polhut dan Kepolisian mengecek ke TKP yang ada di tengah hutan. 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Jadi kepala desa saat ini sepertinya sudah sebuah jabatan yang lumayan mentereng di masyarakat namun yang aneh ada kades di Kabupaten Blitar sampai harus terkena kasus dugaan perbuatan kriminal.

Adalah Spt, kades di Kecamatan Wates dilaporkan ke Polres Blitar dengan dugaan terlibat pembalakan kayu hutan.

"Iya, pihak perhutani yang melaporkan dugaan kasus itu, dan ditemukan dugaan barang-buktinya, di antara kayunya," ujar Wawan Prasetya, wakil Àdministratur (Adm) Perhutani Blitar, Jumat (2/6/2023).

Wawan tidak menjelaskan rinci namun kasus itu pertama kali dilaporkan warga, lalu petugas buser Polres Blitar mengecek ke TKP dan rumah si kades itu.

Dari TKP ditemukan barang-bukti kayu yang diduga hasil pencurian di hutan jati, petak 79 E, RPH Ringinrejo, BKPH Kesamben, RPH Blitar.

Baca juga: Aksi Tak Terpuji Kades di Pasuruan Gendam Orang di Tuban, Kini Dicokok Polisi

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Anggota Polhut (polisi hutan) bersama petugas Polres Blitar sudah mengecek ke lokasi hutan dan ditemukan bekas tindak pencurian kayu hutan. Sebab, di petak itu, ditemukan ada beberapa bongkahan kayu yang habis ditebang," ungkapnya.

Dugaan pencurian sendiri terjadi pada Mei 2023 lalu. Itu dilakukan beberapa orang yang diduga disuruh oknum kades itu.

Belum diketahui berapa uang yang didapat oleh para pelaku yang diduga diotaki kades itu namun memang Hutan Jati di Ringinrejo itu sering terjadi aksi pembalakan kayu hutan.

Bahkan, bukan hanya kayu jati yang dicuri namun juga kayu Sonokeling yang ditanam di hutan itu, juga jadi sasaran utama. Sebab, harga kayu Sonokeling itu lebih mahal dibandingkan dengan kayu jati karena itu jenis kayu langka yang juga dilindungi di hutan itu.

"Ada puluhan hektare kayu Sonokeling di hutan itu yang dilindungi dan itu selama ini diekspor (buat flooring)," ujarnya.

Dari laporan itu, petugas mengungkap pelaku utamanya, yang melakukan penebangan lalu dikembabgkan dan muncul laporan kalau diduga ada kades yang terlibat.

Belum diketahui berapa banyak kayu yang ditebang namun untuk sementara diduga delapan pohon meski ditemukan banyak pohon di dekat TKP tengah hutan itu yang dicuri.

"Ini masih dalam proses penyelidikan meski sudah ada yang diperiksa terkait kasus itu. Memang, ada laporan dari perhutani terkait kayu hilang yang akhirnya juga melibatkan oknum kades yang diduga menyuruh orang lain untuk berbuat seperti itu " ujar Aipda Yuni R Ferdianto, Ksnit Pidsus Reskrim Polres Blitar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved