Mr X di Ngawi Tertabrak Kereta Api
Penyebab Mr X di Ngawi Tertabrak Kereta Api Terkuak, Bukan Murni Kecelakaan, ini Sebabnya
Polisi menduga, korban nekat melakukan hal tersebut lantaran bunuh diri. Penyebabnya adalah faktor permasalahan keluarga.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, NGAWI - Polisi telah mengidentifikasi korban kecelakaan, akibat tertabrak Kereta Api 216 Majapahit relasi Pasar Senen - Malang, di KM 196+9 jalur antara Stasiun Ngawi - Kedunggalar, masuk Desa Salak, Kecamatan Kedunggalar (sebelumnya ditulis Kecamatan Gemarang), Kabupaten Ngawi, Minggu pagi (23/7/2023).
Kapolsek Kedunggalar AKP Juwahir mengatakan, dari hasil identifikasi sidik jari diketahui korban bernama Imam Supangat, warga Dusun Ponjen, Desa Pelang Kidul Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
"Diketahui korban merupakan seorang petani, usianya sekitar 70 tahun. Pemeriksaan melibatkan Tim Inafis dari Polres Ngawi," ujarnya.
Polisi menduga, korban nekat melakukan hal tersebut lantaran bunuh diri.
Penyebabnya adalah faktor permasalahan keluarga.
Baca juga: BREAKING NEWS - Antrean Penyeberangan Talango-Kalianget Sumenep Bikin Warga Resah
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com
Hal tersebut diperkuat, setelah pihaknya meminta keterangan dari masinis.
"Masinis melihat posisi korban terlentang di atas rel. Sudah dikasih tanda atau peringatan, agar segera pergi dari tempat itu. Namun sama korban tidak dihiraukan," terangnya.
"Istri korban masih belum bisa dimintai keterangan karena syok. Korban tinggal dengan istri dan dua anak. Kelas SMA dan SMP," tuntasnya
Saat ini jenazah masih di kamar mayat RSUD Dr Soeroto Ngawi.
Pihak keluarga segera menjemput jasad korban, untuk bisa dimakamkan langsung.
Tertabrak di Ngawi
Seorang pria tanpa identitas tertabrak Kereta Api 216 Majapahit relasi Pasar Senen - Malang, di KM 196+9 jalur antara Stasiun Ngawi - Kedunggalar, masuk Desa Salak, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Ngawi, Minggu (23/7/2023).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto menerangkan, pihaknya mendapatkan laporan dari masinis kereta api tersebut pada pukul 05.04 WIB.
Menurutnya, pusat pengendali perjalanan kereta api di Madiun menghubungi petugas di stasiun Ngawi dan Kedunggalar untuk dilakukan pengecekan di lokasi kejadian.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.