Berita Viral

Diduga Terpengaruh Hamas-Israel, Kakek Tega Bunuh Bocah Palestina, Teriak Kebencian saat Beraksi

Seorang kakek di AS ditangkap usai menyerang wanita dan anak laki-lakinya hingga tewas. Diduga, dia terpengaruh hubungan Hamas dan Israel yang memanas

Freepik.com
Ilustrasi pembunuhan yang dilakukan seorang kakek berusia 71 tahun di Amerika Serikat. Aksinya menimbulkan satu korban jiwa, yaitu bocah keturunan Palestina-Amerika berumur 6 tahun. 

Namun nahas, saat Shahin keluar dari kamar mandi, Czuba menemukan Al-Fayoume dan membunuhnya.

Dilaporkan pula oleh Rehab, tersangka juga meneriakkan ujaran kebencian, “Kalian Muslim harus mati.” sesaat sebelum menikam Al-Fayoume.

Bagi Rehab, insiden ini merupakan mimpi terburuk dari seluruh pengaduan kebencian sejak meletusnya perang Hamas dan Israel.

“Al-Fayoume menjadi korban atmosfer kebencian dan dehumanisasi dari kepemimpinan yang tidak bertanggung jawab dan pernyataan miring sepihak yang kita lihat di media,” tutur Rehab.

Di sisi lain, presiden Amerika Serikat, Joe Biden turut memberikan pernyataan atas kematian Al-Fayoume.

"Jill dan saya sangat terkejut dan muak saat mengetahui pembunuhan brutal terhadap seorang anak berusia enam tahun dan percobaan pembunuhan terhadap ibu anak tersebut di rumah mereka kemarin di Illinois," demikian bunyi pernyataan tersebut.

"Keluarga Muslim ini datang dari Palestina ke Amerika mencari apa yang kita semua cari: tempat berlindung untuk hidup, belajar, dan beribadah dengan tenang.

"Tindakan kebencian yang mengerikan ini tak seharusnya ada di Amerika, dan bertentangan dengan nilai-nilai dasar kita: kebebasan dari rasa takut atas cara kita beribadah, apa yang kita yakini, dan siapa kita.

"Sebagai warga Amerika, kita harus bersatu dan menolak Islamofobia serta segala bentuk kefanatikan dan kebencian. Saya telah mengatakan berulang kali bahwa saya tidak akan diam menghadapi kebencian. Kita harus tegas. Tidak ada tempat di Amerika untuk kebencian terhadap siapa pun.

"Kami bergabung dengan semua orang di sini di Gedung Putih untuk menyampaikan belasungkawa dan doa kepada keluarga, termasuk untuk kesembuhan sang ibu, dan untuk komunitas Palestina, Arab, dan Muslim Amerika yang lebih luas.”

Baca juga: Pasien Wanita Alami Pelecehan Berobat di Puskesmas Lamongan: Korban Kesakitan, Nangis Minta Tolong

Joseph M. Czuba kini ditahan dan tengah menunggu jadwal sidang.

Dia didakwa atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan tingkat pertama, dua tuduhan kejahatan kebencian, dan penganiayaan berat dengan senjata tajam.

Perbuatan keji ini juga pernah dilakukan oknum TNI yang tega membunuh dan membakar jasad istrinya.

Tak hanya itu, aksinya dibantu oleh selingkuhan.

Andrianto, anggota TNI berpangkat Kopda membunuh istrinya, Pipiet Dian Lestari bersama selingkuhannya, Listiani.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved