Berita Surabaya

Keluar Rumah Tanpa Pamit, Remaja Surabaya Bernasib Pilu, Pulang Dapat Luka Bacok di Kepala

Meizka Putri ditemui di rumahnya di kampung Gundih IV mengaku sulit menerima kenyataan yang dialami oleh adiknya, Adis.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Tangkapan layar video Adis tawuran di Jalan Raya Dupak, pukul 03.30 WIB, Kamis (25/1). Video tersebut terekam Adis dibacok dari belakang 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Meizka Putri ditemui di rumahnya di kampung Gundih IV, Surabaya mengaku sulit menerima kenyataan yang dialami oleh adiknya, Adis.

Bocah 15 tahun tersebut mengalami luka menganga senjata tajam pada kepala bagian kanan. Saking sulit menerima kenyataan itu, sang kakak berulang kali menangis.

"Padahal anak itu pas malam setahu keluarga sudah di kamar, sudah tidur. Tapi kok ternyata pas semua sudah tidur dia keluar," ucapnya.

Adis mengalami luka itu setelah tawuran bersama puluhan temannya di Jalan Raya Dupak, pukul 03.30, Kamis (25/1). Alat yang digunakan dua kelompok tawuran ialah senjata tajam celurit.

Baca juga: 5 Anggota Gangster Guk-Guk Ditangkap Polres Tuban, Ada yang Berstatus Pelajar

Adis datang ke lokasi dengan naik sepeda motor boncengan tiga. Adis duduk di posisi belakang. Terekam kamera CCTV, dari arah belakang Adis disabet celurit oleh lawannya.

"Selain adik, ada satu korban lain yang juga dibacok. Yaitu warga Jalan Kendangsari. Saya nggak kenal," kata perempuan 23 tahun itu.

Adis sampai sekarang terbaring lemas di Rumah Sakit dr Soetomo. Dokter telah melakukan operasi pada Jumat (26/1). Namun demikian, hingga sekarang masih kritis.

"Kata dokter sudah lebih membaik, tapi adik belum bisa sadar," ucapnya.

Kanitreskrim Polsek Bubutan Ipda Vian Wijaya mengatakan sampai saat ini, pelaku belum tertangkap. Dua korban berinisial AD, 16, dan AK, 18 , mengalami luka senjata tajam. AD luka pada bagian kepala, sedangkan AK mengalami luka robek di punggung.

Melengkapi informasi sebanyak empat saksi dari teman korban tengah diperiksa. Yakni tawuran terjadi antara kelompok pemuda Jalan Gundih dan Dupak Magesari.

"Tawuran sudah direncanakan. Sebelumnya kedua kelompok sudah janjian melalui pesan WhatsApp," kata Vian. Selain saksi, untuk mengetahui identitas pelaku, pengecekan CCTV segera dilakukan.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved