Rabu, 20 Mei 2026

Berita Jember

Pemuda di Jember Dianiaya Segerombol Orang Tak Dikenal Saat Malam Takbiran

M Setiyawan Aldi Putra (24), harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, karena mengalami luka serius di bagian kepala.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
TribunMadura/ Imam Nawawi
orban penganiyaan saat dirawat di Puskesmas Balung Jember 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER- M Setiyawan Aldi Putra (24), harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, karena mengalami luka serius di bagian kepala.

Pria Desa Balung Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember tersebut jadi korban penganiayaan dari segerombolan orang tidak dikenal saat malam Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah.

Kapolsek Balung Iptu Dwi Sugiyanto mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi ketika korban bersama tiga temannya mengendari sepada motor. Ketika mereka melintas di simpang empat Igir-Igir Dusun Maduran Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember menggunakan Minggu malam (16/6/2024) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kemudian sesampai di tempat kejadian perkara korban diteriaki pelaku untuk berhenti. Kemudian pelapor berhenti dan didatangi empat orang pelaku yang tidak di kenal," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (17/6/2024).

Menurutnya, empat orang terduga pelaku itu menggunakan baju hitam saat melakukan pengeroyokan. Mereka langsung mendekati korban dan menghujani pukulkan berkali kali menggunakan tangan kosong.

"Dan menendang menggunakan kaki, sedangkan teman teman pelapor melarikan diri. Sementara kami masih menyelidiki kasus ini," kata Dwi.

Dwi mengatakan, pukulan dengan tangan kosong dari para pelaku mengakibatkan korban mengalami luka menganga di bagian kepala sebelah kiri.

"Kami membawa korban ke puskesmas untuk menjalani perawatan. Sementara korban mengalami luka menganga di kepala sebelah kiri tepatnya di belakang telinga," imbuhnya.

Sementara jajaran Reskrim Polsek Balung saat ini sedang mengumpulkan keterangan para saksi di tempat kejadian perkara. Dwi juga mengaku belum bisa memastikan motif dibalik perkara ini.

"Kami juga akan mengecek CCTv yang bisa menjangkau di tempat kejadian perkara.Kami tidak mau berandai andai apakah ini dugaan terkait perkumpulan atau ada unsur tersendiri. Namun korban memastikan bahwa tidak kenal dengan pelaku yang diduga lebih dari satu orang," ulas Mantan Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Jember ini.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved