Selasa, 19 Mei 2026

Berita Surabaya

Surabaya Gempar, Wanita Ditemukan Tewas di Samping Tembok Pembatas Rel Kereta Api Asemrowo

Terungkap kronologi tewasnya wanita berinisial ROH (42) yang ditemukan tergeletak di pinggir tembok pembatas perlintasan rel kereta api

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunMadura/ Luhur Pambudi
Saat petugas gabungan BPBD dan PMI Surabaya mengevakuasi jenazah wanita berinisial ROH (42) yang ditemukan tergeletak di pinggir tembok pembatas perlintasan rel kereta api (KA), sekitar Jalan Tambak Pring Barat, Asemrowo, Surabaya, pada Jumat (26/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA-Terungkap kronologi tewasnya wanita berinisial ROH (42) yang ditemukan tergeletak di pinggir tembok pembatas perlintasan rel kereta api (KA), sekitar Jalan Tambak Pring Barat, Asemrowo, Surabaya, pada Jumat (26/7/2024).

Informasinya, wanita yang tercatat sebagai warga Jalan Tambak Dalam Asemrowo, Surabaya itu, merupakan korban kecelakaan akibat tertabrak KA Airlangga Jurusan Surabaya-Jakarta, pada pukul 10.45 WIB.

Sejumlah warga mendapati kejadian tersebut, sempat melihat bahwa korban berjalan menyeberangi rel itu, sembari menempelkan ponsel di telinga, yang diduga sedang menelepon seseorang.

Korban, diduga tidak mengetahui adanya kedatangan KA yang melintas pada waktu tersebut. Sehingga, tertabrak KA dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Info dari warga sekitar korban teleponan di pinggir rel dan tidak mengetahui ada KA lewat," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Buyung Hidayat Rachman, saat dihubungi TribunJatim.com, Sabtu (27/7/2024).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Agung Suciono mengatakan, kabar adanya kejadian tersebut diperoleh dari masinis KA Airlangga.

Masinis melaporkan adanya seseorang yang tertabrak KA saat melintas dari arah Stasiun Pasar Turi menuju ke Tandes.

Setelah dilakukan penyisiran oleh pihak keamanan stasiun KA terdekat, akhirnya ditemukan ada perempuan tertelungkup di samping tembok pembatas rel.

Korban, menurut Agung, terpantau mengenakan kaos lengan panjang dan legging putih, dan kondisinya tertelungkup tidak bergerak.

Ia menduga awal korban tertabrak KA karena tidak mengetahui arah kedatangan kereta.

Seorang saksi warga sekitar berinisial MYA sempat melihat korban berjalan mondar-mandir di sekitar rel KA tersebut.

"Korban diketahui mondar-mandir di lokasi sebelum tertabrak. Ia melihat korban berjalan kaki di lokasi. Diduga hendak menjemput Anaknya," ujar Agung saat dihubungi awak media.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved