Selasa, 21 April 2026

Madura Terpopuler

Madura Terpopuler: Mahasiswa 20 Negara Daftar UTM hingga Kasus Curanmor Marak di Sampang

Inilah kumpulan berita Madura Terpopuler. Dari mahasiswa 20 negara daftar UTM, hingga kasus curanmor di Sampang.

Penulis: Januar | Editor: Januar
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Rektor UTM, Dr Safi’, SH, MH bersama Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Penutupan Dies Natalis UTM Ke-23 dan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru PKKMB Sakera 2024 digelar meriah dengan kehadiran sedikitnya 4.045 mahasiswa baru di Gedung Pertemuan RP Moh Noer UTM, Senin (5/8/2024). 

TRIBUMADURA.COM, MADURA- Inilah kumpulan berita Madura Terpopuler. Dari mahasiswa 20 negara daftar UTM, hingga kasus curanmor di Sampang.

1. 125 Calon Mahasiswa dari 20 Negara Mendaftar ke UTM, Khofifah Indar Parawansa: UTM Go Global

Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Penutupan Dies Natalis Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Ke-23 dan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru PKKMB Sakera 2024 digelar meriah dengan kehadiran sedikitnya 4.045 mahasiswa baru di Gedung Pertemuan RP Moh Noer UTM, Senin (5/8/2024).

Dalam kesempatan bertemakan, ‘Lestari Budaya Nusantara, Wujudkan Visi Trunojoyo Muda’ itu, UTM menghadirkan Khofifah Indar Parawansa, figure perempuan yang bisa meraih sukses hingga menjadi Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Menteri Sosial RI 2014-2018, Menteri Pemberdayaan Perempuan RI 1999 -2001.

Kehadiran Khofifah diharapkan pihak UTM, bisa Melahirkan semangat ribuan mahasiswa baru untuk bisa mencontoh dan mentauladani kesuksesan Khofifah yang juga berangkatnya dari nol hingga menjelma sebagai salah seorang tokoh perempuan nasional.

“Saya ingin mengajak kita semua berkolaborasi dari ikhtiar kampus untuk membangun inovasi, kemandirian, menciptakan prestasi-prestasi gemilang menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Khofifah mengawali materi paparannya, ‘Penguatan Peran UTM dalam Pengembangan Potensi Lokal dan Pengembangan Madura’.

Dari atas podium Khofifah menjelaskan, mekanisme dan ekosistem pendidikan di SMA atau Aliyah tentu telah berubah ketika sudah menjadi mahasiswa.

Salah satunya adalah ada kemandirian belajar yang lebih besar, lebih luas, dan lebih kuat dibanding dengan ketika masih di SMA atau Aliyah.

“Pada saatnya kita juga ingin terbang, terbang tinggi dengan sayap kita yang mengepak indah."

"Karena kita sudah punya skill, karena kita sudah punya kompetensi, karena kita juga memiliki capacity untuk bisa mandiri,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Khofifah, UTM sudah menerima siswa dari berbagai negara. Artinya, UTM yang berlokasi di Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura itu sudah menempatkan pada posisi perguruan tinggi berbasis internasional.

“Dan itu menjadi penyemangat keluarga besar UTM, bahwa UTM go global. Mudah-mudahan semuanya lancar, sukses bermanfaat dan barokah,” pungkas Khofifah.

Rektor UTM, Dr Safi’, SH, MH menyatakan, mulai tahun ini pihaknya menyiapkan program afirmasi mahasiswa asing sebagai respon atas deklarasi program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya membantu mahasiswa korban peperangan di Palestina melalui program beasiswa.

“Saya sampaikan kepada Ibu Khofifah bahwa UTM menyiapkan 30 program beasiswa untuk mahasiswa asing, termasuk anak-anak korban peperangan di Palestina."

"Jadi UTM menyambut baik, UTM siap ambil bagian dalam program pemberian beasiswa dan biaya hidup,” ungkap Safi’.

Ia menjelaskan, sejauh ini telah terdata sejumlah 125 mahasiswa asing dari 20 negara yang mendaftar melalui Jalur Afirmasi Mahasiswa Asing.

Di antaranya berasal dari Yaman, India, Tajikistan (negara di Asia Tengah), Timor Leste, Malaysia, hingga Arab Saudi.

Hal itu seiring dengan ikhtiar UTM untuk menjadi kampus negeri dengan akreditasi unggul sekaligus mendapatkan akreditasi internasional, yakni full accreditation untuk tujuh program studi (prodi).

Ketujuh prodi itu yakni Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Pembangunan, Ilmu Komunikasi, Sastra Inggris dan Agribisnis.

Termasuk sejumlah prodi yang tengah berproses di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri.

Dengan harapan, UTM Semakin Melesat Maju untuk Negeri, sebagaimana tagline dalam Dies Natalis Ke-23.

“Sambung doa dan dukungannya Ibu Khofifah, termasuk kepada seluruh adik-adik mahasiswa baru, semoga menghasilkan akreditasi dengan status unggul."

"Apalagi di usia Ke-23 UTM yang sudah cukup matang dan dewasa untuk dapatnya menjadi kampus mandiri, go publik, dan take off dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan dunia,” harap Safi’.

Atas nama Rektor dan seluruh civitas akademika UTM, Safi’ mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa baru yang telah dinyatakan diterima dan sah sebagai mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

“Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan seserius mungkin untuk menumpahkan potensi diri dan membentuk pribadi yang berkarakter."

"Sehingga bisa menjadi agen perubahan, agen pelopor untuk menjadi terampil dan kreatif, belajar efektif serta bisa menghasilkan berbagai solusi permasalah diri sendiri dan masyarakat,” pungkasnya.

UTM go global bukanlah tagline atau retorika belaka.

Selain mahasiswa dari negara asing, UTM juga menjadi salah satu tujuan favorit mahasiswa nasional dari 29 provinsi di Indonesia.

Mulai dari Aceh hingga Papua.

Seperti yang diungkapkan Josua Kevin Primonta Milala, mahasiswa baru Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum UTM asal SMA Negeri 1 Munte, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

“Saya diarahkan oleh sekolah (SMA Negeri 1 Munte) untuk kuliah di UTM."

"Saya juga mau belajar di jarak yang lebih jauh dan ingin mengenal tentang budaya-budaya di Madura,” singkat Josua kepada Tribun Madura.


2. Kasus Curanmor Marak Terjadi di Sampang, Kendaraan Milik Jemaah saat Salat Jumat Turut Jadi Sasaran

Kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor marak terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Senin (5/8/2024).

Diawal Agustus 2024 ini, sudah terdapat tiga kasus yang terjadi. Semuanya berlokasi di Kecamatan Kota Sampang.

Bahkan, satu kasus curanmor terjadi di area parkir Masjid Al- Hikmah Jalan Imam Ghozali, Sampang pada (2/8/2024) sekitar 18.00 wib.

Kendaraan yang hilang merupakan milik salah satu jamaah yang tengah menjalankan shalat mangrib, berjenis Honda Vario warna hitam.
Peristiwa itu sempat viral sebab, saat pelaku beraksi menggongol sepeda motor korban terekam CCTV dan videonya beredar di Grup WhatsApp (GWA).

Berselang dua hari kemudian tepatnya, pada (4/8/2024), kasus yang sama kembali terjadi di Jalan Melati, Sampang. Kendaraan yang hilang milik warga setempat saat terparkir di halaman rumah.

Kemudian di hari yang sama, sepeda motor warga di parkir di pinggir jalan Rajawali area Sabilillah juga hilang, bahkan warga sempat mengejar pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo melalui Kasi Humas Ipda Ipda Dedy Dely Rasidie membenarkan atas insiden curanmor yang terjadi di wilayah hukumnya.

Hanya saja, yang melapor ke intansinya hanya ada satu kasus tepatnya, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Masjid, Jalan Imam Ghozali, Sampang.

"Untuk keterangannya tunggu dulu, saya konfirmasi Sat Reskrim terlebih dahulu," pungkasnya.


3. BREAKING NEWS: PKS Resmi Rekomendasi Lora Fauzi-Imam Hasyim Maju Pilkada Sumenep 2024

Pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim secara resmi mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati dalam Pilkada Sumenep 2024.

Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat menyampaikan, rekomendasi untuk pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim itu secara resmi diserahkan siang ini di Surabaya oleh DPP PKS langsung.

Rekomendasi DPP PKS untuk pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim sebagai Bacabup-Bacawabup Sumenep 2024 sesuai nomor 629.16.26/SKEP/DPP-PKS/2024.

"Baru saja diserahkan rekomendasi DPP PKS untuk Pak Fauzi dan Kiai Imam di Kantor DPW PKS Jawa Timur Surabaya," tutur Rimbun Hidayat saat dihubungi TribunMadura.com pada Senin (5/8/2024).

Rimbun Hidayat menjelaskan, bahwa rekom kali ini melanjutkan dukungan seperti sebelumnya yakni Pilkada Sumenep 2020 lalu yang juga mendukung Achmad Fauzi.

"Kita melanjutkan dukungan kepala Achmad Fauzi Wongsojudo seperti periode pertama (Pilkada Sumenep 2020)," tuturnya.

Pihaknya menegaskan kedepan, bersama pengurus DPD PKS Sumenep dan simpatisan untuk memperjuangakan kemenangan pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim di Pilkada Sumenep 2024.

"Dalam surat keputusan itu, kami semua pengurus, kader dan simpatisan keluarga besar PKS untuk bersama-sama memperjuangkan pasangan Pak Fauzi dan Kiai Imam di Pilkada Sumenep," tegasnya.

Terpisah, KH Imam Hasyim (Ketua DPC PKB Sumenep) membenarkan terkait rekom resmi dari DPP PKS untuk pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim sebagai Bacabup-Bacawabup Sumenep 2024.

"Iya benar, hari ini rekomendasi dari DPP PKS," tutur KH. Imam Hasyim.

Sedangkan dukungan dari partai politik lainnya dan termasuk dari DPP PKB sendiri lanjutnya, dalam waktu dekat akan menyusul.

"Rekomendasi resmi dari DPP PKB segera menyusul, kami sudah yakin karena sudah ada surat tugas (Lora Fauzi - Imam Hasyim)," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim telah mengantongi rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati dalam Pilkada Sumenep 2024.

Kiai Imam adalah Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep.

Selain PDI Perjuangan, pasangan Lora Fauzi-Imam Hasyim kemungkinan besar akan didukung oleh PKB, Partai Demokrat, dan PKS.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved