Selasa, 21 April 2026

Berita Sampang

Program Nelayan Tangguh Digelar di Sampang, 100 Nelayan Dapat Layanan Kesehatan

Upaya meningkatkan kesehatan masyarakat pesisir terus digencarkan, satu di antaranya melalui Program Nelayan Tangguh yang digelar PETRONAS Indonesia.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
PEDULI KESEHATAN - Program Nelayan Tangguh yang digelar PETRONAS Indonesia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Program berbasis Community Based on Security (CBS) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) tersebut menyasar nelayan dengan fokus pada peningkatan kesehatan dan kesadaran hidup bersih.  

Ringkasan Berita:
  • PETRONAS Indonesia gelar Program Nelayan Tangguh tingkatkan kesehatan masyarakat pesisir Sampang.
  • 100 nelayan Ketapang ikut pemeriksaan kesehatan dan edukasi pola hidup bersih.
  • Program kolaboratif dorong masyarakat pesisir lebih sehat, mandiri, serta produktif berkelanjutan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Upaya meningkatkan kesehatan masyarakat pesisir terus digencarkan, satu di antaranya melalui Program Nelayan Tangguh yang digelar PETRONAS Indonesia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Program berbasis Community Based on Security (CBS) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) tersebut menyasar nelayan dengan fokus pada peningkatan kesehatan dan kesadaran hidup bersih. 

Kegiatan itu melibatkan berbagai pihak, mulai dari PT Sampang Mandiri Amanah, Polsek, Koramil, hingga Dinas Kesehatan setempat.

Sebanyak 100 nelayan mengikuti kegiatan ini dengan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, tinggi dan berat badan. 

Selain itu, peserta juga mendapat penyuluhan tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan.

Sekretaris Kecamatan Ketapang, Mansur, mengapresiasi program tersebut.

Sebab, program itu memberi manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.

"Program ini sangat membantu dan diharapkan bisa terus berlanjut untuk meningkatkan kesehatan masyarakat pesisir," ujarnya.

PEDULI KESEHATAN - Program Nelayan Tangguh yang digelar PETRONAS Indonesia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Program berbasis Community Based on Security (CBS) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) tersebut menyasar nelayan dengan fokus pada peningkatan kesehatan dan kesadaran hidup bersih. 
PEDULI KESEHATAN - Program Nelayan Tangguh yang digelar PETRONAS Indonesia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Program berbasis Community Based on Security (CBS) yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) tersebut menyasar nelayan dengan fokus pada peningkatan kesehatan dan kesadaran hidup bersih.  (Istimewa/TribunMadura.com)

Hal senada disampaikan Firman, salah satu nelayan peserta.

Dia mengaku terbantu karena jarang melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Baca juga: Achmad Fauzi Wongsojudo Targetkan KNMP Dapenda Jadi Pusat Ekonomi Baru Nelayan Sumenep

Pentingnya Kolaborasi

Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Febrian Ihsan, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kesehatan masyarakat pesisir.

"Program seperti ini penting karena kesehatan nelayan sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir," katanya.

"Melalui kolaborasi lintas pihak, kami ingin memastikan masyarakat tetap sehat, mandiri, dan mampu mendukung ekosistem industri hulu migas yang aman dan berkelanjutan," imbuhnya.

Baca juga: 15 CJH Sumenep Batal Berangkat Haji 2026, Meninggal Dunia hingga Kondisi Kesehatan Menurun

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan di wilayah pesisir masih perlu ditingkatkan. 

Karena itu, program tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya pola hidup sehat di kalangan nelayan.

Melalui inisiatif ini, PETRONAS Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program sosial berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir agar lebih sehat, mandiri, dan produktif.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved