Senin, 1 Juni 2026

Berita Surabaya

2 Maling Terekam CCTV Satroni Parkiran Barbershop di Surabaya, Karyawan Katering Ratapi Nasib

Pemuda itu menjadi korban pencurian motor, saat sedang memangkaskan rambut di barbershop Jalan Raya Kebonsari, Jambangan

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian motor 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA-NasiB apes dialami karyawan depot makanan katering berinisial IN (19).

Pemuda itu menjadi korban pencurian motor, saat sedang memangkaskan rambut di barbershop Jalan Raya Kebonsari, Jambangan, Surabaya, pada Sabtu (31/8/2024) malam. 

Cerita memilukan itu diungkapkan oleh ibunda korban, Siti (41). Semula anaknya itu memang meminta izin keluar rumah kepada dirinya untuk memangkaskan rambut, pukul 19.00 WIB. 

Rencananya, setelah rampung memangkaskan rambut, sang anak langsung bergegas bekerja di toko makanan katering. 

Sekitar pukul 19.40 WIB, saat keluar dari barbershop, ternyata sang anak mendapati motornya hilang. 

"Di parkir di depan salon potong rambut agak ke sisi kanan. Saat anak saya sedang potong rambut," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (4/8/2024). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Siti, jumlah pelaku yang mencuri motor anaknya berjumlah sekitar dua orang. 

Aksi kedua pelaku sempat terekam CCTV rumah warga di dekat lokasi. Pelaku membagi tugas mereka. 

Seorang bertindak sebagai joki motor sarana aksi. Ia tampak memakai jaket sweater warna gelap dan berhelm. 

Sedangkan seorang pelaku lainnya bertindak sebagai eksekutor pencurian motor. Ia tampak memakai jaket sweater warna merah bercelana pendek dan bersandal jepit. 

Berdasarkan video CCTV berdurasi 2 menit 29 detik, para pelaku membawa kabur motor tersebut dengan cara menyetutnya; mendorong motor curian menggunakan pijakan satu kaki. 

"Dalam video CCTV, ada orang 2 berboncengan. Lalu berhenti di seberang jalan. Kemudian yang dibonceng turun jalan kaki, itu langsung bawa kabur sepeda anak saya," jelasnya. 

Akibat pencurian motor Honda Beat bernopol AG-2055-VBH tersebut, Siti mengaku mengalami kerugian hingga Rp13 juta. Apalagi motor tersebut dibeli secara kontan sejak tahun 2021 silam. 

Kendati begitu, ia sudah melaporkan kejadian pencurian tersebut ke markas kepolisian setempat. Dan berharap para pelaku dapat segera ditangkap. 

"Sudah lapor ke Polsek Jambangan. Kerugian Rp13 juta," pungkasnya. 

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved