Berita Surabaya
Ingin Kencan Pakai Mobil, Sopir di Surabaya Bawa Kabur Mobil Majikan
Budi, pengusaha kontraktor asal Wiyung, mempekerjakan Adi sebagai sopir freelance untuk membantunya jika ada pekerjaan di luar kota
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Budi, pengusaha kontraktor asal Wiyung, mempekerjakan Adi sebagai sopir freelance untuk membantunya jika ada pekerjaan di luar kota. Selama bekerja, Adi dipercaya memegang beberapa kunci mobil Budi.
Namun, Adi kini ditahan di Polsek Wiyung setelah diduga melarikan mobil milik Budi.
Saat ditemukan polisi, Adi bersama temannya wanitanya sedang santai-santai menggunakan mobil milik Budi. Kompol Slamet Agus Sumbono menceritakan dugaan perkara bermula Budi hendak mengurus pajak STNK 5 tahunan menyuruh fajar sebagai biro jasa untuk membantu.
"Fajar saat hendak mengecek mobil untuk gesek no mesin dan nomor rangka tidak mendapati mobil ada di rumah Budi," katanya.
Fajar kemudian telepon Budi menanyakan keberadaan mobil. Budi yang saat itu sedang tidak di Surabaya lantas telepon pembantunya. Pembantunya mengatakan pada 13 September pagi, ada laki-laki yang tidak diketahui namanya namun sudah tahu orang suruhan Budi mengambil mobil.
" Lalu Budi menunjukkan foto Adi. Pembantunya membenarkan orang itu yang membawa mobil," ujarnya.
Merasa tidak sedang menyuruh Adi kerja, Budi melaporkan dugaan pencurian ke Polsek Wiyung. Laporan itu berdasarkan keterangan pembantu. Anggota reskrim dan dibackup Jatanras Polrestabes Surabaya melacak keberadaan Adi melalui nomor seluler.
"Adi ini hilang satu hari ketemu di Tegalsari. Saat penangkapan, Adi di dalam mobil sendiri bersama perempuan asal Jombang yang baru dikenal 5 bulan," terang Kapolsek Slamet Agus Sukmono.
Adi ditangkap sejak Minggu dini hari (15/9). Dia sampai sekarang tidak mengaku mobil akan dijual, digelapkan, atau dicuri. Adi ke polisi mengatakan menggunakan mobil milik juragannya karena ingin senang-senang bersama teman wanitanya. "Tapi yang membuat kami curiga karena plat nomor kendaraan diganti tidak sesuai dengan STNK," terang Agus.
Berdasarkan penelusuran, Adi mengganti plat nomor asli dengan mencatut kendaraan roda empat milik warga Setro. Jenis kendaraannya bisa sama yakni Wuling warna hitam nopol L 1488 XXX.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
Sisa Reruntuhan Gedung Negara Grahadi Jadi Tontonan dan Lokasi Swafoto Masyarakat, Petugas Gercep |
![]() |
---|
Massa Jarah Fasilitas Gedung Negara Grahadi, Rusak Sejumlah Kendaraan, Wartawan: Motor Saya Dirusak |
![]() |
---|
Seusai Bakar Gedung Negara Grahadi, Massa Misterius Bakar Markas Polsek Tegalsari dan Menjarah |
![]() |
---|
Ditekan Terus oleh Brimob Bertameng dan Bawa Pentungan, Massa Aksi di Surabaya Bertahan Semampunya |
![]() |
---|
Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Taman Zakat Luncurkan Taman Gizi untuk Budidaya Ayam Petelur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.