Jumat, 5 Juni 2026

Berita Situbondo

Diduga Korsleting Listrik, 3 Rumah dan 1 Dapur di Mlandingan Situbondo, Lusa Terbakar Habis

Tiga rumah dan satu dapur milik warga Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar, Jumat (20/9/2024), sore kemarin.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Januar
TribunMadura/ Izi Hartono
Kobaran api yang membakar tiga rumah warga Desa Mlandingan, Situbondo 

Laporan wartawan Tribun Jatim Networ, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM.SITUBONDO- Tiga rumah dan satu dapur milik warga Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar, Jumat (20/9/2024), sore kemarin.

Tiga rumah masing-masing milik Bani (67), Enik (27), Mistoyo (30) serta Satu dapur rumah Esni (70) yang kesemuanya merupakan warga Dusun Jerugen, desa setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu, namun kerugian yang dialami tiga pemilik rumah mencapai puluhan juta rupiah.

Seorang korban, Bani, kepada anggota BPBD mengatakan, api berasal dari rumahnya yang kemungkinan diakibatkan korsleting listrik. 

Namun, karena  lokasi rumah yang saling berdempetan serta bahan rumah yang terbuat dari kayu mengakibatkan api cepat membesar dan merembet.

Mengetahui rumahnya terbakar, Bani yang panik dan berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Mendengar ada teriakan kebakaran, sontak saja warga berdatangan dan mencoba untuk memadamkan api dengan alat seadanya.

"Warga yang datang berusaha memadamkam api itu,  akan tetapi karema apinya sangat besar warga kesulitan memadamkannya," kata Puriyono menirukan ucapan Bani.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto membenarkan adanya kebakaran yang meludeskan 3 rumah dan 1 dapur tersebut. 

Sruwi menjelaskan, pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada disekitar lokasi, hanya saja Mistoyo pemillik rumah yang lan sedang menghadiri kifayah. 

"Yang terbakar 3 rumah dan 1 dapur beserta perabotan dan dokumen-dokumen penting lainnya," jelasnya, Sabtu (21/9/2024).

Akibat kebakaran tersebut, kata Sruwi kerugian materil ditafsir mencapai 80 juta rupiah. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," ucapnya.

Untuk mengurangi beban para korban kebakaran, kata Sruwi, Bupati Situbondo Karna Suswandi langsung turun ke lokasi Sabtu (21/9/2024) pagi dan memberikan bantuan kepada korban.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Situbondo, dalam hal ini Bupati Karna Suswandi telah berkoordinasi dengan Baznas untuk membantu korban kebakaran dengan membangunkan rumah tersebut.
 
"Untuk per rumah dianggarkan sebesar Rp 15 juta rupiah, sedangkan untuk satu dapur menjadi tanggungan pihak desa," pungkasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved