Sabtu, 11 April 2026

Berita Situbondo

Diduga Dibunuh, Warga Jember Ditemukan di Situbondo, Masyarakat sampai Gempar

Identitas jenazah pria yang ditemukan membusuk di area tanaman tebu di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, akhirnya terungkap.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Januar
TribunMadura/ Izi Hartono
Jasad korban dugaan pembunuhan di Situbondo saat dievakuasi ke mobil ambulans 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO- Identitas jenazah pria yang ditemukan membusuk dia area tanaman tebu di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Syamsul Hadi (49) warga Dusun Seluran, Kelurahan Sumberjati, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Terungkapnya identitas pria berusia 49 tahun yang diduga korban pembunuhan itu, setelah polisi dari tim inavis berhasil mengidentitasi melalui sidik jarinya.

Kasat Reskrim AKP  Evandi Romi Meilan membenarkan terungkapnya identitas mayat  yang ditemukan di kebun tebu itu.

"Iya benar identitasnya sudah diketahui," ujarnya.

Saat ditanya apakah  korban pembunuhan, AKP Romi mengakui memang ada bekas jeratan tali di lehernya.

Meaki demikan, kata Romi, pihaknya masih mengembangkan sejumlah titik lokasi yang ada CCTVnya,

"Korban meman warga Jember dan berangkat dari Jember," katanya.

Berdsarkan pengakuan istrinya,  Romi mengatakan, korban menang berangkat dari di Jember dengan diantar anaknya di perempatan jalan dekat rumahnya.

Namun, sambungnya, istrinya tidak memgetahui suaminya naik bus atau naik apa.

"Memang benar korban berangkat hari Rabu dari Jember, tapi istrinya tidak tau naik apa..Sebab anaknya setelah mengantar langsung pulang," jelasnya.

Sebelumnya, lanjutnya, istrinya sempat beekomunikasi dengan suaminya, akan setelah itu komunikasinya putus putus dan hilang kontak.

"Dibeberapa titik di Situbondo, korban memang sempat berhenti. Tapi informasinya tujuan korban mau berangkat ke Surabaya," bebernya.

Terungkapnya identitas korban itu, mantan penyidik Polda Jatim ini mengungkapkan, berdasarkan dari sidik jarinya dengan menggunakan mambis inafis.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved