Berita Surabaya

Pria yang Akhiri Hidup di Hotel Morazen Surabaya Punya Surat Kuning 

Karyawan Hotel Morazen di Jalan Kayoon heboh pada Minggu (13/10) sekira pukul 17.00 WIB. Seorang laki-laki melompat dari lantai 21

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Tim Command Center 112 saat mengevakuasi pria yang lompat dari lantai 21 hotel di Surabaya 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Karyawan Hotel Morazen di Jalan Kayoon heboh pada Minggu (13/10) sekira pukul 17.00 WIB. Seorang laki-laki melompat dari lantai 21. Tak terelakkan, sampai bawah laki-laki itu meninggal dunia.

Berdasarkan penelusuran lelaki itu inisial H. Usianya menginjak 55 tahun warga asal Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Diduga korban ada riwayat sakit jiwa. Polisi menemukan adanya surat berobat dari RSJ Menur Surabaya.

Insiden itu sempat menjadi tontonan pengendara di Jalan. Tim penyelamat dari Command Center 112 datang mengevakuasi korban harus menaiki plafon lantai tiga. Korban ternyata saat menjatuhkan diri dari lantai 21 tidak langsung jatuh ke bawah, melainkan mendarat di plafon.

Kapolsek Genteng Kompol Bayu Halim,  mengatakan, sekira pukul 16.18 WIB, korban datang ke Hotel Morazen dan langsung menuju lantai 21 Bar and Lounge. Korban kemudian memesan minuman.

Ketegangan terjadi sekira pukul 16.57. BG, salah seorang pegawai mendapatkan laporan dari grub WhatsApp bahwa ada seorang pengunjung laki laki di Bar and Lounge lantai 21 Hotel Morazen Surabaya yang menaiki kaca pembatas balkon. Kemudian, BG bergegas menuju ke lantai 21 dan melihat korban dengan posisi sudah di luar kaca pembatas menghadap keluar.

"Sempat dirayu agar tidak melompat. Kemudian sekitar pukul 17.15 WIB saksi tetap membujuk tetapi korban masih saja tidak mau kembali masuk ke dalam kaca. Selanjutnya korban sempat mengucapkan selamat tinggal kepada saksi," katanya.

Bayu Halim menjelaskan, saksi pun sempat menghubungi Comand center 112  saat melihat korban akan menjatuhkan diri. Pasukan 112 datang dengan menyiapkan kasur. Naasnya, korban jatuh di plafon.

"Untuk alasan korban melakukan tindakan tersebut kami belum bisa menyimpulkan. Tapi ada surat pemeriksaan kejiwaan dari Rumah Sakit Jiwa Menur," terangnya.


Disclaimer
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan permasalahan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved