Berita Surabaya
Chat Instagram Berujung Petaka, Wanita Surabaya Dirudapaksa Pria Kenalannya
Instagram membuat wanita inisial SF mengenal lelaki inisial DPP (24). Dari saling berbalas direct message, lalu saling tukar nomor handphone
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Instagram membuat wanita inisial SF mengenal lelaki inisial DPP (24). Dari saling berbalas direct message, lalu saling tukar nomor handphone.
Ketemulah mereka. Namun, belakangan, SF mengaku telah dirudapaksa DPP, setelah membalas chat.
SF melaporkan DPP ke Polrestabes Surabaya. Wanita usia 23 tahun itu dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), pada Senin (15/10). Dia tampak datang didampingi pengacara.
Johan Widjaja, pengacara mengatakan, DPP diduga menyetubuhi SF secara paksa 15 September lalu. Bukan hanya dari vagina. DPP juga diduga telah menyutubi dari lubang anus.
"Sampai selang satu bulan pengakuan korban duburnya bermasalah. Kalau buang air besar keluar darah, kalau dibuat duduk njarem," ungkap Johan.
Dugaan rudapaksa itu, dikatakan Johan, terjadi di rumah DPP Jalan Ploso Timur. Bahkan, kliennya dirudapaksa saat keluarga DPP sedang berada di rumah. DPP sengaja mengajak kliennya berkunjung ke rumah sekira pukul 23.00 WIB. Malam itu keluarga DPP sedang tidur. DPP menggunakan kesempatan itu menyetubuhi korban di sofa.
"Korban disekap, dalam keadaan terancam celananya dilucuti," katanya.
Malam itu kliennya merasa seperti menghadapi malapetaka. Korban hanya bisa tertegun diam saat diantarkan pulang oleh DPP. Selang sekitar dua minggu, korban akhirnya berani cerita kepada orang tuanya. Tak terima anaknya dilecehkan, DPP diajak membuat laporan ke polisi.
Johan mengungkapkan kliennya mengenal DPP dulu tahun 2017 mengenal dari Instagram. Dulu mereka pernah ketemu di rumah kliennya. DPP mengaku kepada SF pengusaha kuliner sukses di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Setelah itu, mereka tidak pernah ketemu.
Pada 15 September lalu, DPP mengajak ketemu. DPP mengatakan ingin ke korban ingin ngobrol-ngobrol lagi. Setelah janjian, DPP menjemput korban di rumah. Korban awalnya mengira DPP akan mengajak nongkrong di cafe. Namun, yang terjadi malah dilecehkan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
Nasib Terkini Pengusaha Surabaya yang Pernah Tahan Ijazah Pegawai, Kini Gudangnya Dibobol Maling |
![]() |
---|
Ngakunya Gemas, Kakek 60 Tahun Lecehkan Anak Tetangga, Korban Diminta Jadi Pacar dan Dielus-elus |
![]() |
---|
Nekat, Maling Gasak Motor Siswa Sekolah yang Sedang Diparkir di Masjid Surabaya Utara, Dijual Murah |
![]() |
---|
Keren, 3 Seniman Beda Generasi Unjuk Gigi di Pameran Tiga Masa, Lihat Hasilnya |
![]() |
---|
Korban Hilang Tenggelam di Sungai Surabaya Bertambah, Sepasang Sandal Jepit Bikin Geger |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.