Ambulance Tertabrak Kereta Api di Kediri

Identitas Sopir Ambulance yang Tewas Tertabrak KA Matarmaja di Kediri

Inilah identitas sopir ambulance yang tewas seusai terlibat temperan dengan Tereta Api Matarmaja di Kediri.

Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
Kondisi ambulance yang terlibat kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Rabu (4/12/2024).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Inilah identitas sopir ambulance yang tewas seusai terlibat temperan dengan Tereta Api Matarmaja di Kediri.

Kecelakaan maut melibatkan sebuah ambulance dan Kereta Api Matarmaja relasi Malang–Pasarsenen terjadi di perlintasan sebidang KM 169+154, Desa Nyawangan, Kediri, Rabu (4/12/2024).

Sopir ambulance, Mohamad Ali Mustopa (29), warga Desa Petok, Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, yang tengah dalam perjalanan kembali ke RSUD Gambiran, tewas di tempat setelah kendaraannya tertabrak dan terseret sejauh 500 meter. 

Peristiwa ini juga menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan kereta.  

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, menyampaikan keprihatinannya atas insiden ini.

Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas di perlintasan kereta.  

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Pengguna jalan, termasuk ambulance sekalipun, wajib berhenti dan mendahulukan kereta api sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 dan UU Nomor 22 Tahun 2009."

"Kereta api memiliki jalur tetap dan tidak bisa berhenti secara tiba-tiba," kata Kuswardojo, Rabu (4/12/2024).  

Kuswardojo menambahkan bahwa kecelakaan seperti ini dapat dicegah jika pengguna jalan lebih disiplin dan waspada. 

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk berhenti, melihat kanan-kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama," tegasnya.  
  
Akibat insiden tersebut, menyebabkan keterlambatan pada beberapa jadwal kereta api.

KA Matarmaja mengalami keterlambatan hingga 147 menit, sementara KA lain seperti Dhoho, Malioboro Ekspres, dan Brantas juga terdampak. 

"Kami mohon maaf kepada penumpang atas gangguan ini."

"Lokomotif sudah diganti, dan rangkaian telah diperiksa untuk melanjutkan perjalanan," jelas Kuswardojo.  

Sebagai langkah pencegahan, PT KAI Daop 7 berencana menutup perlintasan sebidang tak terjaga di lokasi kejadian.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved