Selasa, 19 Mei 2026

Berita Terkini Lamongan

Cinta Ditolak, Pelajar di Lamongan Habisi Nyawa Temannya

Kurang dari 1 x 24 jam, Satreskrim Polres Lamongan, berhasil membongkar kasus penemuan jasad yang ditemukan membusuk di sebuah warkop di Lamongan.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Taufiq Rochman
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
Tersangka AI yang tega membunuh temannya sendiri. Ia nekat membunuh karena cintanya ditolak korban, Kamis (16/1/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN -  Kurang dari 1 x 24 jam, Satreskrim Polres Lamongan, berhasil membongkar kasus penemuan jasad yang ditemukan membusuk di sebuah warkop di Perumahan Made Great, Desa Made, Kecamatan Kabupaten Lamongan.

Jasad dengan kondisi mengenaskan tersebut adalah seorang pelajar berinisial VPR (16) asal Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang dibunuh temannya sendiri, AI (16) asal warga Kecamatan Made Lamongan.

Polisi menguak bahwa VPR  yang ditemukan membusuk pada Rabu (15/1/2025) adalah korban pembunuhan, setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan hasil outopsi.

"Hasil penyelidikan  dan visum etreperum menunjukkan korban dibunuh," kata Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A Condroputra didampingi Kasat Reskrim AKP Rizki Akbar Kurniadi pada rilis, Kamis (16/1/2025).

Korban berhasil dikenali berkat kordinasi dengan polsek setempat, dimana korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

"Kami mengkonfirmasi oleh pihak keluarga korban atas nama VPR, setelah disamakan dengan ciri-ciri serta pakaian yang terakhir di pakai korban," ujarnya.

Menurut keterangan pelaku, korban dibunuh di TKP tempat penemuan jasad VPR, tepatnya pada Jumat (10/1/2025) lalu.

"Korban adalah teman pelaku, dan  pembunuhan sudah direncanakan dijemput dan di bawah ke lokasi. Pelaku adalah AI (16) warga Kecamatan Made," ungkapnya.

Pelaku diamankan di rumahnya, setelah upaya Kapolres yang membentuk tim khusus penyelidikan, dan dilakukan penulusuran termasuk mengambil sampel CCTV di sekitar rumah korban, dan TKP, baik dari arah barat maupun timur.

Polisi juga memintai keterangan terhadap 7 saksi, dan mengumpulkan alat bukti visum dan hasil otopsi serta dukungan hasil menyisir CCTV.

Dari pengakuan tersangka,  ia tega membunuh temannya tersebut lantaran korban menolak cintanya.

"Ketika pelaku menyatakan cinta, ditolak oleh korban," ungkap Bobby.

Niat jahat pelaku muncul yang kemudian dilampiaskan dengan memukuli korban dengan tangan kosong.

Belum puas, tersangka menonjok mata kiri korban hingga terluka parah.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved