Berita Bangkalan
Polisi Bangkalan Pepet Maling Motor Surabaya-Gresik, Bersenjata Tapi Tak Berkutik Ditodong Pistol
Pelarian pria berinisial SA (35), warga Kecamatan Sepulu berakhir di Jalan Raya Desa Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
Laporan wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Pelarian pria berinisial SA (35), warga Kecamatan Sepulu berakhir di Jalan Raya Desa Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.
Motor yang dikemudikan SA dipepet personel Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan hingga terjatuh. Meski demikian, tersangka sempat mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis pisau, namun akhirnya menyerah setelah polisi menodongkan pistol ke arah tubuhnya.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan, tersangka SA merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor sekaligus salah seorang DPO kasus serupa yang kerap beroperasi di wilayah Surabaya dan Gresik.
“Saat anggota Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan menggelar mobiling, ternyata kami mencurigai dua pengendara sepeda motor melintas dengan gelagat mencurigakan. Kami dekati tetapi malah kabur,” ungkap Hafid, Minggu (26/1/2025).
Kecurigaan personel Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan awalnya tertuju kepada unit sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan SA. Karena beberapa waktu sebelumnya, pihak kepolisian menerima laporan atas pencurian sepeda motor di Kelurahan Kemayoran, Kota Bangkalan.
“Ternyata benar, tersangka pengendara sepeda motor TKP Kelurahan Kemayoran. Sementara TKP lainnya diakui di Surabaya dan Gresik,” jelas Hafid.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus mengembangkan perkara tersebut termasuk mendalami sosok pengendara sepeda motor lain yang kabur saat dilakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka SA.
Kini tersangka SA kembali ke balik jeruji tahanan Satreskrim Polres Bangkalan. Ia terancam kurungan pidana selama 7 tahun penjara, sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
| Hasil Sementara Tracing Dinkes Bangkalan Usai Siswa dan Guru SMPN Blega Diduga Keracunan Makanan |
|
|---|
| Diyon Tak Menyangka Motornya yang Hilang 14 tahun Lalu di Surabaya Bisa Kembali ke Tangan |
|
|---|
| Angin Puting Beliung belum Beranjak dari Bangkalan, Kini Menggelayut di Langit Kawasan Kampus UTM |
|
|---|
| Kukuhkan 4 Guru Besar, Rektor UTM Bangkalan Sebut Korupsi Adalah Problem Laten dan Susah Diberantas |
|
|---|
| Pusaran Angin Puting Beliung Mendekati Jembatan Suramadu, Berpacu di Belakang Perahu Nelayan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/DPO-sekaligus-residivis-perkara-curanmor-SA-35-warga-Kecamatan-Sepu.jpg)