Senin, 27 April 2026

Sosok Kepala Daerah Madura

Sosok Slamet Junaidi, Kembali Terpilih Jadi Bupati Sampang, Pernah Nyaleg DPR RI

Inilah sosok Slamet Junaidi, Bupati Sampang Terpilih yang akan dilantik Presiden Prabowo pada Rabu (20/2/2025).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
PELANTIKAN - Bupati Sampang terpilih, Slamet Junaidi pada 2024. Kepala daerah Sampang itu akan dilantik Presiden Prabowo pada Rabu (20/2025) di Jakarta. 

TRIBUNMADURA.COM - Inilah sosok Slamet Junaidi, Bupati Sampang Terpilih yang akan dilantik Presiden Prabowo pada Rabu (20/2/2025).

Pelantikan kepala daerah terpilih dalam Pilkada Serentak 2024 akan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025).

Adapun kepala daerah yang akan dilantik adalah gubernur dan wakil gubernur terpilih, wali kota dan wakil wali kota terpilih, serta bupati dan wakil bupati terpilih.

Untuk diketahui, Slamet Junaidi maju sebagai Calon Bupati Sampang, menggandeng Ahmad Mahfudz sebagai wakilnya. 

Pasangan calon (paslon) ini akrab disebut Jimad Sakteh. 

Usai pemungutan suara atau coblosan Pilkada Sampang 2024, Jimad Sakteh ungkap real count internal dan klaim kemenangannya. 

Berdasarkan hasil real count internal, pasangan Jimad Sakteh unggul 12,5 persen dari rivalnya, Muhammad bin Muafi Zaini-Abdullah Hidayat (Mandat).

"Kita unggul di 9 Kecamatan dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang," ujar Juru Bicara Tim Pemenangan Jimad Sakteh, Amin Arif Tirtana.

Meski memperoleh hasil yang baik, pihaknya tetap meminta kepada seluruh Kordes dan Korcam untuk tetap mengawal hasil Pilkada 2024 hingga penghitungan di tingkat Kabupaten.

Di samping itu, warga yang mendengar klaim kemenangan hasil real count internal Jimad Sakteh, menyambutnya dengan meriah.

Ribuan masyarakat berbondong-bondong mendatangi kediaman Calon Bupati Sampang tersebut untuk mengucapkan selamat.

Letusan kembang api turut meramaikan malam itu, Rabu (27/11/2024) malam. 

Calon Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan bahwa, meminta kepada Pendukungnya agar tidak merayakan ke unggulan ini dengan euforia berlebihan. 

Melainkan tim pemenangan dari tingkat desa hingga kabupaten harus mengawal hasil Pilkada 2024 hingga penghitungan rampung ditingkat kabupaten. 

"Kordes dan Korcam harus mengawal betul-betul hingga penghitungan tingkat Kabupaten," ujarnya.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved