Rabu, 27 Mei 2026

Berita Terkini Mojokerto

Pasca Longsor, Jalur Pacet-Cangar akan Dibuka Terbatas

BPBD Jatim memastikan bahwa pembukaan jalur Pacet-Cangar Kabupaten Mojokerto pasca longsor akan dilakukan besok, Rabu (23/4/2025).

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Taufiq Rochman
HUMAS BPBD JATIM
TINJAU KESIAPAN - Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto meninjau kesiapan pembukaan terbatas jalur longsor Pacet-Cangar Kabupaten Mojokerto akan segera dilakukan besok, Rabu (23/4/2025). Jalur tersebut akan dibuka secara terbatas mulai besok pukul 05.00 - 18.00 dengan memperhatikan kondisi perbaikan pasca longsor di lapangan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNMADURA.COM - BPBD Jatim memastikan bahwa pembukaan jalur Pacet-Cangar Kabupaten Mojokerto pasca longsor akan dilakukan besok, Rabu (23/4/2025).

Jalur tersebut akan dibuka secara terbatas mulai besok pukul 05.00 WIB - 18.00 WIB dengan memperhatikan kondisi perbaikan pasca longsor di lapangan.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menegaskan timnya telah melakukan peninjauan lokasi perbaikan longsor dan melakukan evaluasi bersama.

Peninjauan juga dilakukan bersama anggota Komisi E DPRD Jatim Suwandi Firdaus.

“Berdasarkan hasil peninjauan lokasi, kami bersama tim gabungan memutuskan, jalur Pacet-Cangar yang ditutup sejak 3 April 2025 akan dibuka secara terbatas mulai besok,” tegas Gatot, Selasa (22/4/2025).

Keputusan ini diambil menyusul progres pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pemasangan trap bambu tera siring yang segera akan rampung dalam waktu dekat ini. 

Keputusan ini juga disetujui berbagai perwakilan yang hadir, yakni, Dinas PU Bina Marga Jatim, Dinas Kehutanan Jatim, Dishub Jatim, Dinsos Jatim, Perum Perhutani Jatim, UPT Tahura R Soerjo, UPT PJJ Mojokerto, Polres Mojokerto, Kodim Mojokerto, BPBD Kab. Mojokerto, Dishub Mojokerto dan Forkopimcam Pacet.

Sebelum dibuka secara terbatas, hari inj akan dilakukan test drive oleh Tim Gabungan untuk memastikan jalur tersebut layak dan aman saat dibuka untuk umum. 

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, rencana pembukaan jalur Pacet-Cangar ini diputuskan setelah meminta pertimbangan berbagai OPD dan elemen yang terlibat dalam penanganan dampak longsor di Pacet. 

"Yang dimaksud pembukaan terbatas itu, pembukaan dengan waktu yang ditentukan, yakni, mulai Pukul 05.00 - 18.00 WIB," terangnya. 

Selain itu, jika pada jam yang ditentukan tersebut, terjadi cuaca ekstrem, seperti, hujan deras dan angin kencang, maka pihak Tahura R Soerjo bersama BPBD Jatim, Dishub Jatim, Dishub Kabupaten Mojokerto dan Polres Mojokerto akan menerapkan sistem buka tutup.

"Untuk keperluan ini, pihak Dishub Provinsi dan Kabupaten Mojokerto akan melengkapi jalur ini sarana dan prasarana kelengkapan jalan, seperti, guide drill dan rambu-rambu himbauan maupun larangan," terangnya. 

Selama masa pembukaan secara terbatas jalur ini, lanjut Kalaksa BPBD Jatim, Tim PU Bina Marga dan Tahura R Soerjo akan melanjutkan finalisasi pengerjaan TPT dan trap bambu. 

Di sisi lain, Anggota Komisi E DPRD Jatim Suwandi Firdaus pun mendukung rencana pembukaan secara terbatas jalur longsor ini.

Menurutnya, jika memang secara kelayakan jalur ini telah memungkinkan untuk dibuka, maka kami mendukung keputusan itu, namun dengan tetap mempertimbangkan keselamatan dan keamanan penggunaan jalan. 

Baginya, penutupan jalur longsor di kawasan Pacet - Cangar ini juga berdampak secara ekonomi bagi warga Mojokerto dan Kota Batu. 

Karenanya, jika jalur ini dibuka secara terbatas, setidaknya keputusan ini akan bisa menormalisasi ekonomi masyarakat di dua daerah ini.  

"Sebab, jalur ini merupakan akses utama petani sayur, baik dari Kota Batu maupun Kabupaten Mojokerto. Termasuk masyarakat Sendi Pacet," ujarnya. 

Sementara itu, selain melakukan rapat evaluasi, dalam kesempatan ini,  Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama Anggota Komisi E DPRD Jatim dan sejumlah perwakilan OPD juga melakukan peninjauan irigasi terbuka yang berada di atas mahkota longsoran. 

Jalur irigasi sepanjang 50 meter ini, rencananya, akan diubah menjadi sistem irigasi tertutup dengan menggunakan pipa berdiameter 16 dim dari BPBD Jatim

Sedianya, kegiatan pipanisasi ini nanti akan dilaksanakan Tim BPBD Jatim bersama Tahura R Soerjo dengan melibatkan masyarakat setempat. 

Rencananya, setelah penanganan lanjutan, mulai dari pengerjaan TPT bagian bawah (sisi timur jalan), peningkatan badan jalan, pengerjaan pipanisasi hingga perapian secara menyeluruh, akses jalur Pacet Cangar-Pacet akan dibuka secara penuh. 

(tribunmadura.com)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved