Kamis, 16 April 2026

Berita Terkini Pamekasan

Daftar Harga Pangan di Pamekasan Hari Ini, 28 Mei 2025, Sembako masih Terkendali

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
PANTAU HARGA BAPOK - Suasana saat Kepala Disperindag Pamekasan, Basri Yulianto bersama Sekda Pamekasan, Masrukin saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar 17 Agustus, Pamekasan, Madura, Rabu (28/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Madura memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar tradisional.

Hasil pemantauan Disperindag Pamekasan, menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah ini, harga dan ketersediaan bapok masih aman dan stabil.

Analis Perdagangan Disperindag Pamekasan, Rifaus Silviani menjelaskan, dua pekan jelang Idul Adha 2025 ini, harga dan stok bapok di sejumlah pasar tradisional masih terkendali.

Dia memastikan akan terus melakukan pemantauan pasar demi menjaga stabilitas dan ketersediaan komoditas penting bagi masyarakat.

“Dua minggu menjelang Idul Adha harga dan stok aman," kata Rifaus Silviani, Rabu (28/5/2025).

Ke depan, dinasnya akan selalu monitoring harga bahan pokok penting.

Tujuannya agar masyarakat, khususnya di Kabupaten Pamekasan, dapat terpenuhi kebutuhannya menjelang Idul Adha 1446 H.

Silvi juga memastikan seluruh komoditas masih dalam kondisi stabil, baik dari segi harga maupun ketersediaan di pasaran. 

Berdasarkan update per 28 Mei 2025, berikut rincian harga sejumlah komoditas utama:

Beras Premium: Rp14.800–16.000/kg
Beras Medium: Rp12.600–13.000/kg
Gula: Rp18.000/kg
Telur Ayam: Rp26.000/kg
Daging Ayam Ras: Rp35.000/kg
Daging Sapi: Rp110.000/kg
Cabe Besar: Rp26.000/kg
Cabe Rawit: Rp25.000/kg
Bawang Merah: Rp35.000/kg
Bawang Putih: Rp32.000/kg

Lebih lanjut Silvi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong dan tetap membeli bahan pokok sesuai kebutuhan, karena stok masih mencukupi hingga perayaan Idul Adha. 

"Monitoring harga akan terus dilakukan secara rutin agar fluktuasi pasar dapat dikendalikan sejak dini," tutupnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved