Sabtu, 25 April 2026

Berita Terkini Sampang

Cuaca Tak Menentu, Petani di Sampang Belum Bisa Produksi Garam

Petani garam di Kabupaten Sampang, Madura hanya bisa mengelus dada di musim kemarau tahun ini, Senin (9/6/2026).

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
PRODUKSI GARAM - Petani garam di Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura saat memproduksi garam tahun lalu. Namun, di tahun ini mereka harus menunda memproduksi karena cuaca yang tak menentu, Senin (9/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama 

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Petani garam di Kabupaten Sampang, Madura hanya bisa mengelus dada di musim kemarau tahun ini, Senin (9/6/2026).

Mereka harus menunda memproduksi garam karena cuaca yang tak menentu artinya, meskipun musim kemarau, hujan deras tetap mengguyur.

Petani asal Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Sampang, M Syafi mengatakan bahwa, biasanya para petani garam di tempat tinggalnya mulai memproduksi garam pada April.

Namun, di musim kemarau tahun ini, hingga bulan Juni, hujan masih mengguyur.

"Hingga saat ini kami belum memproduksi garam. Tapi kalau mempersiapkan lahan sudah kami lakukan, jadi tinggal menunggu kemarau murni tiba," ujarnya.

Dengan kondisi cuaca saat ini, tentu berpengaruh pada penghasilan untuk kehidupan sehari-hari.

Sebab, belum memproduksi garam dan, jumlah produksi di tahun ini tentu berlurang dibandingkan tahun lalu.

M Syafi menyampaikan, di tahun 2024, musim kemarau mencapai enam bulan lamanya, di mulai April sampai September.

Sehingga dirinya dapat menghasilkan sekitar 40 ton garam, dengan harga jual pertonnya Rp 700 ribu-Rp 1 juta tergantung kualitas.

"Setiap 10 hari kami melakukan panen. Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan kerja keras di tambak," terangnya.

Dirinya memprediksi dan meyakini, kemarau murni tahun ini (2025) tetap ada, meski waktunya belum diketahui. 

"Kalau hujan sudah tidak mengguyur, kami langsung mulai memproduksi garam. Mudah-mudahan harga garam tahun ini mahal," pungkasnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved