Minggu, 17 Mei 2026

Berita Terkini Surabaya

Flyover Taman Pelangi Didesain Melengkung, Pengendara dari Luar Kota Bisa Langsung ke Jemur Andayani

Pemerintah membeberkan rencana desain flyover Taman Pelangi (Bundaran Dolog) Surabaya.

Tayang:
Penulis: Bobby Koloway | Editor: Taufiq Rochman
Dokumentasi Pemkot Surabaya 
LOKASI FLYOVER - Pemkot Surabaya bersama Pemerintah Pusat akan membangun Jalan layang (flyover) Taman Pelangi (Bundaran Dolog). Direncanakan bertipe ramp lengkung (curved ramp), jalan ini akan menghubungkan Jalan nasional Ahmad Yani dan Jalan kota Jemur Andayani. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Koloway

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah membeberkan rencana desain flyover Taman Pelangi (Bundaran Dolog) Surabaya.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Adi Gunita, flyover (Jalan layang) di Taman Pelangi akan mengusung konsep ramp lengkung (curved ramp).

Jalan ini nantinya menghubungkan Jalan nasional Ahmad Yani dan Jalan kota Jemur Andayani.

Nantinya, flyover ini akan melintasi Taman Pelangi hingga perlintasan sebidang yang biasanya menjadi pusat kemacetan di Surabaya Selatan.

"[Desain] Flyover akan naik dari sisi selatan dan mengarah ke Jemursari."

"Sebab yang jadi permasalahan kan perlintasan sebidang yang di rel kereta api," kata Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Adi Gunita dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/7/2025).

Ikuti berita menarik lainnya di Googlenews Tribun Madura

Dengan berbentuk melengkung, pengendara dari arah selatan (luar kota)/utara (dalam kota) dapat menuju Jalan Jemur Andayani tanpa harus menunggu traffic light (TL)/kereta di perlintasan sebidang.

Simpul ini biasanya menjadi salah titik kemacetan, terutama di jam sibuk lalulintas (rush hour).

"Kita menuntaskan permasalahan itu. Jadi, dari utara ke selatan atau sebaliknya bisa los, sedangkan dari sisi selatan/utara yang mau ke timur maupun sebaliknya juga tidak perlu lagi menunggu kereta atau berputar di TL," tandasnya.

Saat ini, pihaknya tengah mematangkan desain final tersebut. Masuk dalam penyusunan dokumen perencanaan, pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan tanah, mengukur estimasi panjang flyover, hingga menghitung kebutuhan anggaran.

Dilakukan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali Kementerian Pekerjaan Umum (PU), semua dokumen perencanaan ditarget selesai pada Agustus mendatang.

"Untuk DED (Detail Engineering Design atau disebut Dokumen Eksekutif Desain) masih dalam penyusunan yang nantinya juga berpengaruh pada kebutuhan anggaran," katanya.

Penyusunan desain tersebut berjalan paralel dengan upaya pembebasan lahan sejumlah rumah di Bundaran Taman Pelangi.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved