Selasa, 19 Mei 2026

Berita Terkini Surabaya

Sosok Wanita Jalan Sendirian di Jembatan Suramadu Bikin Panik Petugas

Keberadaan sosok wanita yang berjalan kaki di jalur motor Jembatan Suramadu dari arah Madura menuju Surabaya, Rabu (23/7) sore mengejutkan petugas.

Tayang:
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
EVAKUASI - Sejumlah petugas Satpol PP mengevakuasi seorang wanita berjalan sendirian di Jembatan Suramadu, Rabu (23/7).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Keberadaan sosok wanita berjalan kaki di jalur motor Jembatan Suramadu dari arah Madura menuju Surabaya, Rabu (23/7) sore mengejutkan petugas.

Aksinya mengundang kepanikan petugas karena dikhawatirkan hendak mencelakakan diri.

Wanita itu kemudian dievakuasi ke Kantor Satpol PP Kecamatan Kenjeran dan dipulangkan setelah kondisinya dinyatakan aman.

Informasi itu pertama kali muncul dari laporan pengendara.

Wanita yang mengenakan jaket hoodie warna pink dengan menenteng tas jinjing mondar mandir jalan sendirian.

Kepalanya ditutupi Hoodie.

Baca juga: Breaking News, Polres Bangkalan Tangkap Driver Pick Up yang Tewaskan Pegowes di Jalur Mobil Suramadu

Atas laporan tersebut petugas langsung bergerak cepat mengecek lokasi.

Saat ditemukan raut wajah wanita itu tampak sedih.

Matanya berkaca-kaca.

Petugas langsung berusaha menenangkan.

Lantaran ruas jalan satu arah, petugas memutuskan mengamankan wanita itu di kantor Satpol PP Kenjeran, Surabaya.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto menjelaskan, temuan itu terjadi sekitar pukul 15.00.

Setelah dipastikan kondisinya stabil, ia dipulangkan ke kampung halamannya di Bangkalan.

Diperkirakan kondisi wanita tersebut sedang tidak baik-baik saja.

"Seperti sedang mengalami masalah keluarga," ujarnya.

Yuyus mengatakan, insiden ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di Jembatan Suramadu tidak bisa longgar.

Patroli acak akan terus ditingkatkan, mengingat jembatan penghubung Surabaya–Madura itu beberapa kali dijadikan lokasi aksi nekat.

“Pos pengamanan di sisi Surabaya sudah aktif lagi. Sebagai antisipasi kami menggalakan Patroli secara random melibatkan tiga pilar TNI, Polri, dan Satpol PP,” katanya.

Ia menambahkan, pengawasan ini sekaligus menjadi bagian dari Operasi Semeru 2025.

Fokusnya tak hanya pada pelanggaran lalu lintas atau kejahatan jalanan, tetapi juga upaya preventif terhadap insiden-insiden yang membahayakan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved