Kamis, 7 Mei 2026

Berita Terkini Bangkalan

Keunikan Lanal Batuporon di Pesisir Bangkalan Madura, Rumah Bagi Ular Piton hingga Rusa

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon di pesisir Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura ternyata tidak hanya dikenal sebagai markas

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
DIKEMBALIKAN KE HABITAT - Sejumlah personel TNI AL bersama warga sekitar kawasan Lanal Batuporon bahu membahu untuk mengevakuasi ular piton berukuran besar dari area UMKM Jalagatra di pesisir Kecamatan Kamal. Keseimbangan ekosistem piton dan rusa di kawasan hutan Lanal Batuporon hingga saat ini masih terjaga 

Poin Penting:

  • Lanal Batuporon di Bangkalan selain sebagai markas TNI AL juga menjadi kawasan konservasi alami
  • Ekosistem di Lanal Batuporon terjaga seimbang, dengan ular piton sebagai predator dan rusa sebagai mangsa, sehingga menjaga keberlangsungan hidup kedua spesies tersebut.
  • Kehadiran ular piton di sekitar kawasan sudah biasa bagi personel dan warga sekitar

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batuporon di pesisir Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura ternyata tidak hanya dikenal sebagai markas penjaga objek vital, gudang persenjataan, dan amunisi milik Arsenal.

Namun di balik itu, Lanal Batuporon menjadi habitat yang nyaman dan ramah bagi hewan liar seperti ular piton hingga rusa.

Dalam konteks rantai makanan, ular piton berperan sebagai predator tidak berbisa yang menggunakan tubuhnya untuk melilit sebelum menelan mangsanya.

Sementara rusa, hewan herbivora yang ditakdirkan sebagai prey atau mangsa dengan hamparan rumput yang melimpah sebagai sumber bahan makanan.

Terciptanya keseimbangan ekosistem untuk memastikan keberlangsung hidup ular piton selaku pemuncak rantai makanan dan rusa sebagai mangsa itulah, hingga saat ini terus terjaga di kawasan hutan Lanal Batuporon yang memiliki luas sekitar 533 hektar berdasarkan website dpupr.bangkalankab.go.id.

“Ini memang kawasan konservasi, maksudnya kawasan terbatas dan terlarang."

"Jadi hutan Batuporon Kamal ini memang kami jaga tetap seperti ini, banyak hewan liar seperti ular piton dan rusa yang lalu lalang di jalan dan sekitaran warga di luar pangkalan,” ungkap Danlanal Batuporon, Letkol Laut (P) Novyan di hadapan sejumlah awak media, Jumat (1/8/2025).

Dengan luas area mencapai ratusan hektar itu, perjalanan mengendarai kendaraan roda dua setelah melewati pintu pos penjagaan memang serasa berada di tengah hutan lebat.

Pohon-pohon berukuran besar dan rindang tumbuh di sepanjang jalur menuju area perkantoran.  

Novyan sengaja menghadirkan belasan awak media di Lanal Batuporon dalam kesempatan coffee morning, dikemas dengan latihan menembak bersama.

Sebagai upaya memupuk silaturahmi dan mengenalkan latihan militer.

Di sela menunggu giliran latihan menembak, terselip dalam obrolan bahwa keberadaan ular piton dan rusa bagi para personel Lanal Batuporon.

Bahkan bagi masyarakat di kawasan luar terdekat Lanal Batuporon, kehadiran ular piton merupakan hal yang sudah biasa.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved