Rabu, 27 Mei 2026

Berita Terkini Surabaya

Dongkolnya Pedagang Mi Ayam, Ada Cepu di Kampung Sendiri

Cerita pilu dialami seorang pedagang mi ayam keliling di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, berinisial SO (47), pada Sabtu (26/7/2025).

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
CURANMOR - Tangkapan layar video CCTV merekam aksi komplotan maling berjumlah 4 orang mencuri Motor Honda Vario bernopol L-4228-DU milik seorang pedagang mi ayam keliling di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, berinisial SO (47), pada Sabtu (27/7/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Cerita pilu dialami seorang pedagang mi ayam keliling di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, berinisial SO (47), pada Sabtu (26/7/2025).

Motor Honda Vario yang biasa dipakai berjalan raib dicuri komplotan maling berjumlah empat orang. 

Anehnya, pihak Korban SO berhasil menemukan sebuah ponsel merek Poco berwarna biru diduga kuat milik salah satu pelaku yang kebetulan terjatuh saat kabur setelah mencuri motornya. 

Dan dongkolnya lagi, Korban SO menyadari dari percakapan WhatsApp (WA) dalam ponsel pelaku tersebut, terdapat seorang oknum warga yang menjadi cepu.

Cepu ialah informan atau orang dalam yang membocorkan lokasi motor ke pencuri.

Ceritanya, Korban SO baru menyadari Motor Honda Vario bernopol L-4228-DU miliknya raib, saat dirinya keluar rumah untuk memasukkan motornya yang lain yakni Motor Honda Supra, sekitar pukul 04.00 WIB. 

Saat itu, ia sebenarnya baru saja pulang nongkrong dari warkop.

Setibanya di depan rumah, ia masih melihat motor Honda Vario yang biasa dipakai berkeliling berjualan mi ayam.

Baca juga: Maling Bersenjata Tajam Sembunyi di Rumah Korban Keok Dikepung Warga

Namun, saat dirinya masuk ke dalam rumah sekitar lima menit, Korban SO kemudian mendapati motor Honda Vario tadi sudah hilang bak ditelan bumi. 

Menyadari bahwa motornya dicuri oleh komplotan maling, ia bergegas mencari bukti rekaman dari kamera CCTV yang terpasang ujung jalan gang permukimannya. 

Ternyata, ungkap Korban SO, motornya itu, dicuri oleh komplotan maling berjumlah empat orang yang beraksi sekitar pukul 03.51 WIB. 

Bahkan ia menganggap komplotan tersebut merupakan pelaku kejahatan pencurian motor spesialis. 

Pasalnya, mereka berhasil mencuri motor yang terkunci setir di permukiman padat penduduk dalam durasi waktu yang singkat. 

"Motor parkir di rumah. Jam 03.51 Subuh. Kondisi motor kunci setir. Saya baru masuk rumah, gak ada 5 menit," ujarnya saat dihubungi Tribun Jatim Network, pada Jumat (8/8/2025). 

Anehnya, Korban SO mengungkapkan, seorang temannya yang bermukim di kawasan gang yang menjadi akses jalan rute kabur komplotan maling motornya, berhasil menemukan sebuah ponsel yang diduga kuat milik salah satu pelaku. 

Ponsel tersebut bermerek Poco berwarna biru.

Saat diperiksa percakapan WA dalam ponsel tersebut.

Ia menemukan adanya pihak oknum warga yang bermukim di kawasan tersebut bertindak sebagai cepu atau informan penunjuk lokasi keberadaan motor sasaran pencurian. 

"Iya (ada ponsel milik pelaku terjatuh berhasil ditemukan) awalnya ada yang tau. Salah satunya, aku cek ponselnya di kampung sebelah, operasinya sama," ungkapnya. 

Akibat aksi kriminalitas tersebut, Korban SO mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Apalagi motor tersebut sempat dibeli secara kontan sejak beberapa waktu lalu. 

Tak cuma itu, motor tersebut selama ini juga dipakai untuk berjualan mi ayam berkeliling di kawasan Pandegiling dan sekitarnya. 

Kendati menjadi korban kriminalitas, Korban SO mengaku belum berencana melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian setempat.

Ia lebih memilih pasrah serta legawa atas kejadian tersebut dengan menganggap bahwa barang kali memang motor tersebut belum sepenuhnya menjadi rejeki untuk dirinya. 

"Pokoknya saya gak mau ribet. Kalau ketemu ya rezeki saya, kalau gak ketemu ya aku ikhlaskan aja."

"Saya percaya Allah SWT, yang hilang ini udah garisnya atau udah habis kontraknya motor ke aku. Gitu aja," ungkapnya. 

"Emang saya orang gak punya kerjaan saya cuma jualan mi ayam. Tapi aku pikir lagi Insyaallah, Allah SWT, membuka rezeki saya ke depannya amin," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved