Rakhmat Basuki Puji Perjuangan Spartan Madura United meski Tumbang Lawan PSIM Yogyakarta
Madura United dipaksa tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Rakhmat Basuki apresiasi perjuangan Madura United meski kalah 2-1 dari PSIM Yogyakarta.
- Kekalahan di Bantul membuat Madura United belum aman dari ancaman degradasi Super League.
- Madura United wajib menang melawan PSM Makassar demi memastikan bertahan di kasta tertinggi.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Madura United dipaksa tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (17/5/2026) malam.
Meski begitu, Pelatih Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki tetap memberi pujian pada perjuangan pemain.
Pasalnya ia menyadari, di laga ini, tim tuan rumah lebih dominan.
Terutama di babak pertama yang langsung unggul 2-0 melalui gol Vidal di menit 18 dan M Iqbal di menit 34.
"Babak pertama mereka bermain sangat luar biasa. Babak kedua kami coba bermain lebih lepas, lebih berani lagi melakukan penyerangan. Dan itu berhasil," kata Rakhmat Basuki setelah pertandingan.
Babak kedua, Madura United bermain agresif, pergantian pemain berjalan efektif.
Hasilnya, menciptakan sejumlah peluang emas.
Sayang, laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 ini, Laskar Sapeh Kerrab hanya mampu mencetak satu gol yang dicetak Junior Brandao di menit 62.
"Saya harus memberikan apresiasi sangat tinggi terhadap pemain kami yang tidak henti berjuang sampai menit akhir berbunyi," terang pelatih asli Madura itu.
Baca juga: Hasil PSBS Biak vs Arema FC, Hujan Gol, Singo Edan Bungkam Tuan Rumah 5-2
Ia juga menilai kepemimpinan wasit Firdavs Norsafarov baik, semua keputusannya disebut fair atau adil.
"Saya cuma mengkritisi bagaimana tambahan waktu hanya 4 menit di babak kedua, padahal di situ banyak kejadian," kata Rakhmat Basuki.
"Terlepas dari itu, saya bersyukur karena pemain kami tidak ada yang cedera, tidak ada yang terkena akumulasi. Karena yang jelas di pertandingan terakhir kami membutuhkan semua pemain yang ada di Madura United," pungkasnya.
Kekalahan dari PSIM Yogyakarta membuat Madura United tidak lepas dari bayang-bayang degradasi.
Baca juga: Persebaya Menang Besar 7 Gol Tanpa Balas dari Semen Padang, Tavares Minta Pemain Rendah Hati
Kepastian terkat degradasai akan ditentukan hingga laga penutup menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) mendatang.
Madura United
Laskar Sapeh Kerrab
Super League 2025/2026
Rakhmat Basuki
PSIM Yogyakarta
TribunMadura.com
Berita Madura United
Tribun Madura
berita Madura terkini
| Perahu Tersangkut Karang, Warga Pulau Mandangin Sampang Dilaporkan Hilang di Laut |
|
|---|
| Madura Terpopuler: Pemuda di Jembatan Laris Sampang hingga Penangkapan Maling Laptop di Bangkalan |
|
|---|
| Persebaya Menang Besar 7 Gol Tanpa Balas dari Semen Padang, Tavares Minta Pemain Rendah Hati |
|
|---|
| Patroli Gabungan 'Jumat Gaul' Antisipasi Konvoi dan Balap Liar di Kediri, Petugas Sisir Titik Rawan |
|
|---|
| Harga Telur di Ponorogo Anjlok, Peternak Minta Pemerintah Bertindak: Jangan Kalau Naik Saja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Pemain-Madura-United-Sandro-mengadang-pemain-PSIM-Yogyakarta-vidal-PSIM-Yogyakarta-vs-madura-united.jpg)