Sabtu, 6 Juni 2026

Rakhmat Basuki Puji Perjuangan Spartan Madura United meski Tumbang Lawan PSIM Yogyakarta

Madura United dipaksa tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
Madura United
LAGA - Pemain Madura United, Sandro (kaus putih) mengadang pemain PSIM Yogyakarta, Vidal di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam. Laga PSIM Yogyakarta berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan PSIM Yogyakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Rakhmat Basuki apresiasi perjuangan Madura United meski kalah 2-1 dari PSIM Yogyakarta.
  • Kekalahan di Bantul membuat Madura United belum aman dari ancaman degradasi Super League.
  • Madura United wajib menang melawan PSM Makassar demi memastikan bertahan di kasta tertinggi.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Madura United dipaksa tumbang 1-2 dari PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (17/5/2026) malam.

Meski begitu, Pelatih Caretaker Madura United, Rakhmat Basuki tetap memberi pujian pada perjuangan pemain.

Pasalnya ia menyadari, di laga ini, tim tuan rumah lebih dominan.

Terutama di babak pertama yang langsung unggul 2-0 melalui gol Vidal di menit 18 dan M Iqbal di menit 34.

"Babak pertama mereka bermain sangat luar biasa. Babak kedua kami coba bermain lebih lepas, lebih berani lagi melakukan penyerangan. Dan itu berhasil," kata Rakhmat Basuki setelah pertandingan.

Babak kedua, Madura United bermain agresif, pergantian pemain berjalan efektif.

Hasilnya, menciptakan sejumlah peluang emas.

Sayang, laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 ini, Laskar Sapeh Kerrab hanya mampu mencetak satu gol yang dicetak Junior Brandao di menit 62.

"Saya harus memberikan apresiasi sangat tinggi terhadap pemain kami yang tidak henti berjuang sampai menit akhir berbunyi," terang pelatih asli Madura itu.

Baca juga: Hasil PSBS Biak vs Arema FC, Hujan Gol, Singo Edan Bungkam Tuan Rumah 5-2

Ia juga menilai kepemimpinan wasit Firdavs Norsafarov baik, semua keputusannya disebut fair atau adil.

"Saya cuma mengkritisi bagaimana tambahan waktu hanya 4 menit di babak kedua, padahal di situ banyak kejadian," kata Rakhmat Basuki.

"Terlepas dari itu, saya bersyukur karena pemain kami tidak ada yang cedera, tidak ada yang terkena akumulasi. Karena yang jelas di pertandingan terakhir kami membutuhkan semua pemain yang ada di Madura United," pungkasnya.

Kekalahan dari PSIM Yogyakarta membuat Madura United tidak lepas dari bayang-bayang degradasi.

Baca juga: Persebaya Menang Besar 7 Gol Tanpa Balas dari Semen Padang, Tavares Minta Pemain Rendah Hati

Kepastian terkat degradasai akan ditentukan hingga laga penutup menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) mendatang.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved