Sabtu, 25 April 2026

Berita Pamekasan

Balon Udara di Pamekasan Meledak dan Jadi Malapetaka, Rumah Warga Rusak

Suasana mengerikan terjadi di Pamekasan.   Itu terjadi setelah dua balon udara meledak, dan merusak rumah warga.

Editor: Januar
Kompas.com
Kondisi rumah Miskun rusak berat di Dusun Sajum, Desa Plakpak, Pamekasan, Minggu (7/9/2025) 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Suasana mengerikan terjadi di Pamekasan.
 
Itu terjadi setelah dua balon udara meledak, dan merusak rumah warga.
 
Dilansir dari Kompas.com, dua balon udara jatuh dan merusak dua rumah warga di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (7/9/2025). Informasi yang dihimpun Kompas.com, balon udara jatuh ke rumah warga terjadi dua kali berselang beberapa jam.
 
Balon pertama jatuh di atap teras Miskun, warga Dusun Sajum, Desa Plakpak, Kecamatan Palengaan, pukul 20.00, Sabtu malam (6/9/2025).
 
Akibatnya, teras rumah rusak berat, sebanyak 20 asbes pecah. Termasuk satu unit sepeda listrik yang rusak akibat ledakan. Beruntung, pemilik rumah sekeluarga sedang berada di luar.


Berselang 9 jam kemudian, pukul 05.30, balon udara juga jatuh di atas rumah Bernawi di Dusun Pangaporan, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.
 
Akibat kejadian itu, kamar depan rumah rusak dan sebanyak 8 asbes pecah akibat ledakan.
 
Kerugian ditaksir sebesar Rp 3 juta. Pjs Danramil Pegantenan, Lettu Inf Asnan, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan beruntung saat kejadian di dua lokasi tidak memakan korban.
 
"Saat terjadi ledakan, semua keluarga pemilik rumah di dua lokasi selamat dan sedang tidak ada di dalam rumah," katanya. Saat ditanya mengenai pemilik balon udara tersebut, pihaknya mengaku terus berusaha mencari siapa pemiliknya.

"Sampai saat ini tidak ada yang mengakui siapa yang memiliki balon udara tersebut," katanya. Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, juga membenarkan kejadian tersebut.
 
Namun yang terlaporkan ke polisi hanya satu peristiwa, di Dusun Sajum, Desa Plakpak. "Kami masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Pihaknya menduga, balon udara dilepas oleh warga setempat. Namun, balon gagal terbang dan akhirnya jatuh ke rumah warga. "Kami sudah melakukan himbauan agar tidak melepas balon udara dengan ukuran besar, karena membahayakan pemukiman warga," imbuhnya.


 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved