Minggu, 17 Mei 2026

Berita Sumenep

Said Abdullah Titip Harapan ke KH Widadi Rahim: PCNU dan Pemerintah Harus Bisa Jalan Bareng

Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah menitipkan harapan besar kepada kepemimpinan baru Pengurus

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Istimewa/TribunMadura.com
MH. Said Abdullah, politisi senior PDI Perjuangan dari Sumenep Madura. 
Ringkasan Berita:
  • Said Abdullah mengucapkan selamat kepada KH Ahmad Washil Hasyim (Rais Syuriah) dan KH Widadi Rahim (Ketua Tanfidziyah) hasil Konfercab NU Sumenep 2025–2030, serta berharap kepengurusan baru memperkuat kolaborasi dengan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
  • Ia menekankan pentingnya kerja bersama PCNU dengan pemerintah dari tingkat kabupaten hingga pusat untuk menurunkan angka kemiskinan Sumenep dari sekitar 17 persen menjadi di bawah 10 % pada masa kepemimpinan baru.

 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah menitipkan harapan besar kepada kepemimpinan baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep agar mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Said Abdullah menyusul hasil Konferensi Cabang (Konfercab) NU Sumenep, yang menetapkan KH Ahmad Washil Hasyim sebagai Rais Syuriah dan KH Widadi Rahim sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep masa khidmat 2025 - 2030.

"Atas terpilihnya kedua pucuk pimpinan NU di Sumenep, saya mengucapkan selamat mengemban amanat kepada KH Ahmad Washil Hasyim selaku Rais Syuriah dan KH Widadi Rahim selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep," tutur Said Abdullah pada TribunMadura.com. Senin (8/12/2025).

Menurutnya, PCNU Sumenep memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengatasi persoalan sosial, khususnya kemiskinan. Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja bersama antara PCNU dan pemerintah di berbagai tingkatan.

"PCNU Sumenep bersama pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat harus bisa berjalan bareng. Saya optimistis kolaborasi ini dapat menurunkan tingkat kemiskinan di Sumenep secara lebih progresif," katanya.

Baca juga: Musyawarah AHWA Tetapkan KH Ahmad Washil Hasyim Sebagai Rais Syuriah PCNU Sumenep  

Ketua Banggar DPR RI mengungkapkan, saat ini sekitar 17 persen penduduk Sumenep masih berada di bawah garis kemiskinan. Namun, ia yakin angka tersebut bisa ditekan hingga di bawah 10 persen pada masa kepemimpinan KH Widadi Rahim hingga tahun 2030 mendatang.

"Dengan kerja bersama seluruh kekuatan strategis, saya yakin penduduk miskin di Sumenep bisa turun di bawah 10 persen," ucapnya optimistis.

Politisi senior PDI Perjuangan asal Sumenep ini menilai KH Widadi Rahim sebagai figur muda yang memiliki kecerdasan, kepemimpinan yang baik, serta semangat transformasi yang dibutuhkan NU untuk memperkuat kerja-kerja pemberdayaan umat.

"Saya mengenal Kiai Widadi sebagai figur muda yang cerdas, kepemimpinannya baik dan memiliki semangat transformatif. Ini sangat berguna untuk menempatkan PCNU Sumenep pada kerja-kerja pelayanan umat," tuturnya.

Said Abdullah berharap, di bawah kepemimpinan KH Widadi Rahim, PCNU Sumenep dapat memprioritaskan penguatan ekonomi warga Nahdliyin, sekaligus mengembangkan kerja-kerja sosial yang lebih inklusif.

Pihaknya juga mendorong PCNU Sumenep agar memperluas layanan pendidikan agama dan pendidikan keterampilan, terutama bagi keluarga miskin dan kelompok rentan, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan seperti Pulau Kangean.

"Kalau kesejahteraan warga membaik, kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat. Ini menjadi modal penting bagi pembangunan dan masa depan Sumenep," pungkas Said Abdullah.

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved