Berita Terkini Sampang
Sumur Bor di Sampang Keluarkan Gas yang Bisa Menyambar Api
Video pengeboran sumur yang mengeluarkan gas dan sempat menyambar api di Desa Planggaran Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura viral
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Taufiq Rochman
Ringkasan Berita:
- Sumur bor di Desa Planggaran Timur, Sampang, Madura mengeluarkan gas yang bisa menyala api saat pengeboran di kedalaman 51–53 meter dan videonya viral di WhatsApp.
- Polisi langsung turun ke lokasi, memasang garis polisi, serta mengimbau warga tidak mendekat karena gas berbau menyengat dan berpotensi memicu kebakaran.
- Pengeboran dihentikan sementara dan kasus dilaporkan ke Kapolres serta dikoordinasikan dengan Kementerian ESDM untuk memastikan kandungan dan tingkat bahaya gas.
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Video pengeboran sumur yang mengeluarkan gas dan sempat menyambar api di Desa Planggaran Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura viral di sejumlah grup WhatsApp warga.
Lokasi sumur bor berada di ladang milik salah satu warga Dusun Kertaker, Desa Planggaran Timur, Madus (49).
Kondisinya, berada sekitar 100 meter dari permukiman warga dan digunakan untuk kebutuhan pertanian serta aktivitas sehari-hari.
Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd, MM melalui Kapolsek Banyuates IPTU Siswanto mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi pada Kamis (15/1/2026) sekitar 10.30 WIB setelah menerima laporan masyarakat.
Dalam video terlihat proses pengeboran sumur, lalu dari pipa bor keluar gas yang dapat menyala ketika didekatkan api.
Baca juga: Pengeboran Air Keluar Minyak, BPBD Sebut Kejadian Keempat di Bangkalan
"Berdasarkan video, tentu berpotensi membahayakan," ujarnya.
Pihaknya ke lokasi memastikan kondisi lokasi sekaligus mengantisipasi potensi bahaya.
Bahkan, juga memasang garis polisi (police line) di sekitar titik sumur bor agar warga tidak mendekat.
"Kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati dan tidak mendekati lokasi, karena gas tersebut berisiko menimbulkan kebakaran," tegasnya.
Dari hasil penelusuran sementara, pengeboran sumur telah dilakukan sejak Selasa (13/1/2026) dan berjalan normal Rabu (14/1/2026) siang.
Namun sekitar 20.00 WIB, saat kedalaman sumur mencapai sekitar 51 hingga 53 meter, gas mulai keluar dari pipa bor disertai bau menyengat.
Gas tersebut dapat menyala ketika terkena api.
Atas pertimbangan keselamatan, pemilik lahan langsung menghentikan proses pengeboran sementara.
Sejauh ini, pihaknya juga telah melaporkan kejadian tersebut ke Kapolres Sampang serta melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Langkah itu dilakukan untuk memastikan kandungan gas yang keluar dari dalam sumur, sekaligus menilai apakah gas tersebut berbahaya bagi masyarakat sekitar.
"Kami masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait, yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga," tutup IPTU Siswanto.
| MUI Sampang Imbau Haflatul Imtihan Harus Edukatif dan Bermartabat |
|
|---|
| ADD Sampang 2026 Dipangkas Rp3,4 Miliar, Desa Diminta Kencangkan Ikat Pinggang |
|
|---|
| Puasa Tak Hentikan MBG, Pola Distribusi di Sampang Akan Disesuaikan |
|
|---|
| Pria di Sampang Diamankan Polisi karena Kedapatan Simpan Sabu |
|
|---|
| Jabat Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Nor Alam Siap Perbaiki PR yang Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kondisi-sumur-bor-yang-mengeluarkan-gas-dan-sempat-menyambar-api-di-Sampang.jpg)