Berita sumenep
RS BHC Sumenep Tegaskan Tak Bedakan Pasien Umum dan BPJS, Pelayanan Dijamin Setara
Manajemen Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- RS Baghraf Health Care (BHC) Sumenep menegaskan tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum, baik dari sisi medis, administrasi, maupun fasilitas.
- Seluruh sistem layanan BPJS telah disiapkan sesuai standar, didukung sarana UHC, tenaga medis kompeten, serta petugas khusus untuk membantu proses administrasi agar lebih cepat dan efisien
- Layanan BPJS RS BHC mendapat respons positif masyarakat, dinilai memuaskan dan menjadi alternatif fasilitas kesehatan
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Manajemen Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang setara dan profesional bagi seluruh pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan.
Pihak rumah sakit memastikan, bahwa tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan pasien BPJS, baik dari segi pelayanan medis, alur administrasi, maupun kenyamanan fasilitas.
Pjs Direktur RS BHC Sumenep, dr. Tedjo Wahyu Putranto, MM, FISQua, FIHFAA mengatakan bahwa seluruh sistem pelayanan BPJS Kesehatan telah disiapkan sesuai standar yang ditetapkan.
Itu diantaranya, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan dokter, hingga tindakan lanjutan, seluruhnya dilayani dengan prosedur yang jelas dan terintegrasi.
Baca juga: Tak Perlu Antre Subuh, RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Wajibkan Pendaftaran BPJS via Mobile JKN
"Kami memastikan pasien BPJS mendapatkan pelayanan yang sama baiknya. Alur pelayanan sudah kami siapkan secara sistematis, bahkan petugas khusus juga kami tempatkan untuk membantu administrasi agar prosesnya lebih mudah, cepat, dan efisien," ujar dr. Tedjo.
Ia menambahkan, RS BHC Sumenep telah didukung sarana dan prasarana Universal Health Coverage (UHC) yang memadai, serta tenaga medis dan paramedis yang kompeten dan berpengalaman.
Komitmen itu katanya, menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata di Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.
"Selain meningkatkan mutu pelayanan, kami juga terus mengembangkan layanan unggulan, seperti pelayanan jantung dan layanan spesialistik lainnya. Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi berobat jauh ke luar daerah," jelasnya.
Kehadiran layanan BPJS Kesehatan di RS BHC pun mendapat respons positif dari masyarakat. Layanan tersebut dinilai mampu menjadi alternatif fasilitas kesehatan sekaligus mengurangi kepadatan antrean di rumah sakit lain.
Salah seorang pasien BPJS Kesehatan, Hayati mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya di RS BHC Sumenep.
Menurutnya, sejak awal pendaftaran hingga pemeriksaan dokter, pelayanan berjalan cepat dan ramah.
"Saya pakai BPJS, tapi pelayanannya sangat baik. Dari pendaftaran sampai diperiksa dokter semuanya dibantu. Tidak ada kesan pasien BPJS dianaktirikan," tutur Hayati saat ditanya pelayanannya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
| Tergugat Sengketa Wakaf Masjid Nur Muhammad Sumenep Resmi Banding, Singgung Kesesatan Logika Hukum |
|
|---|
| Sengketa Masjid Nur Muhammad Sumenep Berlanjut, Ahli Waris Tegaskan Gugatan Bukan Soal Kepemilikan |
|
|---|
| Bupati Fauzi Larang Cagar Budaya Sumenep Dirobohkan, Pemkab Siapkan Rp 400 Juta untuk Perawatan |
|
|---|
| Kronologi Terungkapnya Aksi Nakal Kakek di Sumenep Rudapaksa Cucu Tiri, Pelaku Kabur ke Jawa Barat |
|
|---|
| Sempat Kabur ke Cirebon, Kakek di Sumenep yang Tega Rudapaksa Cucu Tiri Diciduk Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/PELAYANAN-KESEHATAN-Pjs-Direktur-RS-BHC-Sumenep-dr-Tedjo-Wahyu-Putranto.jpg)