Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Pamekasan

Ledakan Septic Tank di Pamekasan Tewaskan Balita, Diduga Dipicu Bensin dan Api

Diduga terdapat aktivitas berbahaya ketika bensin dituangkan ke dalam lubang septic tank di Pamekasan lalu disulut api.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
OLAH TKP - Sejumlah pihak kepolisian melakukan olah TKP ledakan septic tank yang menewaskan balita laki-laki berusia 4 tahun di Dusun Gunung Tangis, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (17/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Balita 4 tahun di Pamekasan meninggal akibat ledakan septic tank saat bermain.
  • Ledakan dipicu bensin disulut api dalam septic tank hingga penutup beton terpental.
  • Korban sempat dirawat sebelum meninggal, keluarga menerima kejadian sebagai musibah.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Nasib malang dialami balita berinisial AAF di Dusun Gunung Tangis, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Pasalnya, nyawa balita laki-laki berusia 4 tahun tersebut melayang setelah terdampak ledakan septic tank pada Selasa (17/3/2026) siang.

Peristiwa bermula saat korban bermain bersama sejumlah teman sebayanya di area belakang rumah warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga terdapat aktivitas berbahaya ketika bensin dituangkan ke dalam lubang septic tank lalu disulut api. 

Kondisi tersebut memicu ledakan gas di dalam tangki.

"Diduga saat bermain, ada bensin yang dimasukkan ke dalam septic tank lalu disulut api, sehingga memicu ledakan gas di dalamnya," kata Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, Kamis (19/3/2026).

Ledakan tersebut membuat penutup beton septic tank terpental dan mengenai korban.

Orang tua korban, Moh Jalil (30), yang saat itu berada di kandang sapi, baru mengetahui kejadian setelah mendengar teriakan warga. 

Saat tiba di lokasi, Jalil mendapati anaknya sudah dalam kondisi luka parah.

Baca juga: Kronologi Ledakan Mercon di Bangkalan yang Sebabkan Tangan Remaja Luka Parah, Berawal dari Bocor

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan pertolongan pertama. 

Namun, karena luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan.

“Korban sempat mendapat penanganan di puskesmas, kemudian dirujuk ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia," terang Ipda Yoni.

Menurutnya, sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain dua botol bekas wadah bensin, serpihan pipa paralon, serta pecahan beton penutup septic tank.

Baca juga: Air Meninggi hingga Masuk Rumah Warga, Banjir di Nganjuk Membuat 3 Balita Dievakuasi

Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak melanjutkan proses hukum.

"Keluarga sudah menyatakan menerima sebagai musibah dan tidak melanjutkan proses hukum," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved