Rabu, 13 Mei 2026

Berita Pamekasan

Cemburu Berujung Celurit, Kiai di Pamekasan Jadi Tersangka Pembacokan

Pria berinisial AD, yang dikenal sebagai oknum kiai asal Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan, telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
BARANG BUKTI - Polres Pamekasan saat menunjukkan barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit dalam kasus penganiayaan oleh oknum kiai di Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (19/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Oknum kiai di Pamekasan ditetapkan sebagai tersangka kasus pembacokan bermotif cemburu.
  • Korban alami luka serius akibat serangan celurit pelaku di Desa Rek Kerrek.
  • Polisi amankan pelaku sehari setelah kejadian beserta barang bukti sepeda motor dan celurit.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kasus pembacokan yang terjadi di Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, menemui titik terang, Kamis (19/3/2026).

Seorang pria berinisial AD, yang dikenal sebagai oknum kiai asal Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan, kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu (14/3/2026) malan dan menimpa AR (27), warga setempat. 

Korban mengalami luka serius setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit.

KBO Satreskrim Polres Pamekasan, Iptu Herman Jayadi, mengatakan, motif di balik aksi kekerasan itu dipicu persoalan pribadi.

"Aksi yang dilakukan pelaku didasari rasa cemburu terhadap korban. Sebelumnya pelaku memang mencari keberadaan korban," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Dari hasil penyelidikan, pertemuan antara pelaku dan korban di lokasi kejadian disebut terjadi secara tidak sengaja.

Namun, pelaku diketahui sudah lebih dulu berniat mencari korban sebelum insiden tersebut terjadi.

Saat berpapasan di jalan, pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan celurit. 

Baca juga: Sempat Tersenyum Sendiri, Anak Jalanan di Jombang Tiba-tiba Bacok Kakek Pencari Rumput

"Tersangka sempat melarikan diri usai melakukan penganiayaan berat terhadap korban," terang Iptu Herman.

Menurutnya, sehari setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di wilayah Pamekasan.

Barang Bukti

Selain tersangka, turut disita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor yang digunakan pelaku serta celurit yang dipakai saat menyerang korban.

"Tersangka saat ini akan menjalani proses hukum selanjutnya dan kami tetap akan melakukan pendalaman guna mengungkap secara jelas perkara ini," tutupnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved