Senin, 4 Mei 2026

Lebaran 2026

Pemkab Sumenep Siapkan Program Balik Gratis bagi Santri, Anggaran Rp 300 Juta Digelontorkan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, menyiapkan program balik gratis bagi ribuan santri usai mudik Lebaran 2026.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
KAPAL (Arsip) - Kapal di Pelabuhan Kalianget Sumenep, Madura, Selasa (10/3/2026). Pemkab Sumenep mulai mengantisipasi potensi penyalahgunaan tiket transportasi laut pada momentum mudik Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sumenep sediakan program balik gratis untuk sekitar 4.000 santri usai Lebaran 2026.
  • Pendaftaran melalui pondok pesantren agar pendataan peserta tepat sasaran dan terkoordinasi.
  • Posko pengamanan disiapkan bersama aparat kepolisian dan TNI untuk arus balik aman lancar.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, menyiapkan program balik gratis bagi ribuan santri usai mudik Lebaran 2026.

Program ini didukung anggaran yang masih tersisa sekitar Rp 300 juta dan diprioritaskan untuk membantu santri kembali ke pondok pesantren masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Sumenep, Ahmad Dzulkarnain mengatakan, dana tersebut diperkirakan mampu mengakomodasi sekitar 4.000 santri.

"Dengan anggaran itu, diperkirakan dapat mengakomodasi sekitar 4.000 santri untuk kembali ke pondoknya setelah mereka mudik Lebaran," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menjelaskan, mekanisme program dilakukan melalui pengajuan dari masing-masing pondok pesantren.

Langkah ini bertujuan agar pendataan peserta lebih tertib, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Sejauh ini, sejumlah pondok pesantren telah mengajukan permohonan untuk santrinya.

Baca juga: Kendaraan Mengular di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Saat Puncak Arus Balik, Didominasi Truk Logistik

Bahkan, jumlah pendaftar diprediksi akan terus bertambah seiring mendekati puncak arus balik Lebaran.

"Biasanya mulai akhir Maret ini, jumlah pemohon akan terus meningkat," jelasnya.

Namun demikian, program balik gratis tersebut belum dapat menjangkau seluruh masyarakat karena keterbatasan anggaran daerah.

Untuk sementara, Pemkab Sumenep memprioritaskan kalangan santri.

Jika masih terdapat sisa anggaran, tidak menutup kemungkinan program akan diperluas ke kelompok lain.

Baca juga: Tingkatkan Layanan, KAI Wisata Sapa Penumpang dan Serap Masukan di Momen Arus Balik Lebaran 2026

"Saat ini prioritas kami pada para santri. Nanti apabila masih ada sisa anggaran, akan kami pertimbangkan untuk kelompok lain," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang hendak kembali ke tempat kerja agar menggunakan armada resmi serta mematuhi jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan.

Siapkan Sejumlah Posko

Pemkab Sumenep bersama aparat gabungan juga telah menyiapkan sejumlah posko pengamanan untuk memastikan arus balik berjalan aman dan lancar.

"Kami bersama aparat kepolisian dan TNI telah menyiapkan posko-posko untuk memastikan para pemudik aman dan lancar," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved