Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Sumenep

Peringati HKIN 2026, KI Sumenep Gandeng Wartawan Perkuat Transparansi Informasi Publik

Ketua KI Sumenep, Moh Rifai menekankan pentingnya peran pers dalam memastikan informasi yang terbuka dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
MEDIA GATHERING - Komisioner KI Sumenep saat menggelar media gathering bersama insan pers dalam rangka memperingati Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HKIN) 2026, Kamis (30/4/2026). Ketua KI Sumenep, Moh Rifai menekankan pentingnya peran pers dalam memastikan informasi yang terbuka dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. 
Ringkasan Berita:
  • KI Sumenep gelar media gathering HKIN 2026, perkuat sinergi dengan pers lokal.
  • Ketua KI Moh Rifai tegaskan peran pers dalam mendorong keterbukaan informasi publik.
  • Kolaborasi KI dan media dinilai penting untuk transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep, Madura, menggelar media gathering bersama insan pers dalam rangka memperingati Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HKIN) 2026, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor KI Sumenep, tepatnya di Jalan Dr Cipto tersebut menjadi ajang mempererat kolaborasi antara komisioner dan wartawan dalam mendorong keterbukaan informasi publik di daerah.

Ketua KI Sumenep, Moh Rifai menekankan pentingnya peran pers dalam memastikan informasi yang terbuka dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan hak dasar warga negara yang wajib dipenuhi oleh setiap badan publik.

"KI itu penjaga pintu keterbukaan, sementara pers menyampaikan apa yang ada di balik pintu tersebut kepada publik," kata Rifai.

Ia menjelaskan, KI memiliki fungsi mengawasi kepatuhan badan publik terhadap regulasi keterbukaan informasi.

Baca juga: Konferensi Pers Kapolda Jatim di Sumenep Mendadak Batal, Paket Diduga Kokain 27 Kg Masih Uji Lab

Di sisi lain, pers berperan sebagai kontrol sosial melalui pemberitaan, investigasi, hingga kritik terhadap kebijakan.

Sinergi antara KI dan media, lanjutnya, menjadi faktor penting dalam menciptakan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.

Dengan informasi yang terbuka, masyarakat dapat lebih mudah menilai kinerja lembaga publik.

"Tanpa keterbukaan, publik tidak bisa mengawasi. Sebaliknya, tanpa pers, informasi yang sudah terbuka belum tentu tersampaikan dengan baik," paparnya.

Dirinya menegaskan, dalam sistem demokrasi yang sehat, KI dan pers merupakan dua elemen yang saling melengkapi.

Melalui momentum HKIN 2026 ini, KI Sumenep berharap kerja sama dengan media tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut dalam praktik sehari-hari.

"Dengan begitu, keterbukaan informasi publik tidak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas," harapnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved