Selasa, 19 Mei 2026

Haji 2026

2 Calon Jemaah Haji Asal Sampang Tertunda Berangkat ke Tanah Suci, Jalani Perawatan di RS Haji

Dua calon jemaah asal Desa Gunung Maddah, Sampang, kini menjalani perawatan di RS Haji Surabaya sejak Minggu (10/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Anggit Puji Widodo
HAJI 2026 - Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (6/5/2026). Dua calon jemaah asal Desa Gunung Maddah, Sampang, menjalani perawatan di RS Haji Surabaya sejak Minggu (10/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Dua calon jemaah haji Sampang tertahan di Surabaya akibat kondisi kesehatan menurun mendadak.
  • Tim medis RS Haji Surabaya observasi kesehatan jemaah sebelum diputuskan keberangkatan kloter selanjutnya.
  • Sebanyak 618 calon jemaah haji Sampang diberangkatkan melalui Kloter 67 dan 68 tahun ini.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Di tengah suasana haru pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sampang, Madura, sebanyak dua jemaah dari Kloter 67 belum bisa melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci, Senin (11/5/2026).

Keduanya harus tertahan di Surabaya akibat kondisi kesehatan yang menurun.

Dua calon jemaah asal Desa Gunung Maddah tersebut kini menjalani perawatan di RS Haji Surabaya sejak Minggu (10/5/2026). 

Tim kesehatan masih melakukan observasi sebelum menentukan apakah keduanya sudah layak diberangkatkan.

Tenaga Kesehatan Haji Kloter Sub 67, Andita Aulani Safitri mengatakan, kepastian keberangkatan baru akan diputuskan setelah hasil pemeriksaan medis keluar.

"Tanggal 11 Mei baru ada keputusan dari RS Haji terkait kondisi pasien," ujarnya.

Semula, kedua jemaah dijadwalkan berangkat bersama rombongan Kloter 67 menuju Arab Saudi pada Sabtu malam.

Namun demi menjaga kondisi fisik dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji, keberangkatan keduanya harus ditunda sementara.

Baca juga: Alasan CJH Jombang Batal Berangkat ke Tanah Suci meski Sudah di Asrama Haji

Meski demikian, kesempatan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini dipastikan masih ada. 

Jika kondisi kesehatan membaik, keduanya akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya.

"Insyaallah tetap bisa berangkat setelah kondisi kesehatannya pulih," ujarnya.

Pemerintah Berikan Pendampingan

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang, Sayfuddin menuampaikan, satu jemaah menjalani perawatan medis, sedangkan satu lainnya tetap mendampingi selama proses pengobatan berlangsung.

Baca juga: Wabup Sumenep Ingatkan Jemaah Haji agar Tak Buat Aturan Sendiri: Kita Tamu Allah

"Pemerintah akan terus memberikan pendampingan penuh agar kedua calon jemaah dapat segera pulih dan kembali melanjutkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci," pungkasnya.

Untuk diketahui, rahun ini, total 618 calon jemaah haji asal Kabupaten Sampang diberangkatkan melalui Kloter 67 dan Kloter 68.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved