Senin, 8 Juni 2026

Berita Bangkalan

Kesuburan Sapi Bangkalan Tinggi, Populasi Terjaga Meski Ribuan Ekor Dikirim ke Luar Pulau

Selain kualitas daginnya dikenal istimewa, sapi Bangkalan, Madura, ternyata memiliki tingkat kesuburan dan kemampuan adaptasi yang sangat tinggi.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
SAPI - Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan memastikan populasi hewan ternak sapi tetap terjaga bahkan terus tumbuh sekitar 1.000 ekor per tahun meski setiap tahunnya, sapi Bangkalan dikirim ke sejumlah daerah di Indonesia untuk kebutuhan hewan kurban pada perayaan Hari Raya Iduladha dari Pelabuhan Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Selasa (19/5/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Populasi sapi Bangkalan meningkat meski ribuan ekor hewan ternak dikirim keluar daerah untuk kebutuhan kurban.
  • Dinas Peternakan Bangkalan melarang pengiriman sapi betina demi menjaga populasi ternak tetap stabil.
  • Sapi Madura asal Bangkalan dikenal subur, tahan penyakit, dan memiliki kualitas daging unggulan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Selain kualitas daginnya dikenal istimewa, sapi Kabupaten Bangkalan, Madura, ternyata memiliki tingkat kesuburan dan kemampuan adaptasi yang sangat tinggi.

Populasi sapi di Bangkalan hingga saat ini masih terjaga, kendati dalam setiap tahun pengiriman sapi jantan ke luar Pulau Madura mencapai ribuan ekor untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha atau Idul Kurban. 

Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, drh Siti Sumirah mengungkapkan, populasi hewan ternak sapi di tahun 2024 mencapai sebanyak 138.421 ekor sapi dan meningkat sejumlah 140.581 ekor di tahun 2025.

"Jadi selama dua tahun ada tambahan populasi sapi di Bangkalan sebanyak 2.160 ekor," ungkap Sumirah kepada TribunMadura.com, Selasa (19/5/2026). 

Distribusi sapi Bangkalan untuk kebutuhan hewan kurban tahun 2026, sebagaimana dirangkum dari Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, tidak hanya hampir merata di daerah-daerah Pulau Jawa namun juga ke berbagai provinsi. 

Seperti Bangka Belitung sebanyak total 1.648 ekor dengan sebaran 45 ekor ke Kabupaten Bangka, 102 ekor ke Bangka Tengah, 450 ekor ke Belitung, dan sebanyak 1.051 ekor ke Kota Pangkal Pinang. 

Pengiriman ke Kalimantan Barat via jalur Pelabuhan Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan sebanyak total 2.391 ekor dengan sebaran ke Kota Pontianak sejumlah 1.886 ekor, Kubu Raya 480 ekor, dan Mempawah 25 ekor. 

Baca juga: Lapak Hewan Kurban Dadakan Mulai Menjamur di Sumenep, DKPP Beber Alasan belum Lakukan Pemeriksaan

Untuk Kalimantan Selatan total sejumlah 316 ekor untuk kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Barito Kuala, Kota Waringin Barat Kalimantan Barat sejumlah 70 ekor, dan ke Indragiri Hilir Provinsi Riau sebanyak 373 ekor.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, drh Ali Makki menjelaskan, total pengiriman sapi Bangkalan untuk kebutuhan kurban per Selasa (19/5/2026) sebanyak total 5.076 ekor. 

"Pekan lalu masih terdata sejumlah 4.660 ekor. Jumlah tersebut sudah meliputi distribusi ke beberapa wilayah di Pulau Jawa seperti DKI Jakarta sebanyak 39 ekor, Jawa Barat 139 ekor dan di Jawa Timur sejumlah 81 ekor," ujar Ali. 

Baca juga: Bermodal Konsep Peternakan Modern Sampai Dilirik Investor, Gen Z Bangkalan Panen Cuan Kambing Kurban

Mudah Berkembang Biak, Larang Pengiriman Sapi Betina

Sekretaris Dinas Peternakan Bangkalan, Siti Sumirah memaparkan, lalu lintas hewan ternak terutama sapi potong untuk kebutuhan hewan kurban memang cukup besar dalam setiap tahunnya.

Begitu juga untuk daging sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi dalam setiap bulannya. 

Baca juga: Harga Kambing Kurban di Sumenep Mulai Naik, Permintaan Jelang Hari Raya Iduladha Meningkat

"Namun kami tekankan kepada para peternak, jangan ada pengiriman sapi betina keluar daerah karena sapi betina diibaratkan layaknya pabrik. Kalau sapi betina dikeluarkan dari Bangkalan secara terus menerus, lama-lama punah. Kami melarang pengiriman sapi betina," tegas Sumirah.

Ia mengakui keunikan sapi potong Madura, termasuk Kabupaten Bangkalan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved