Kamis, 28 Mei 2026

Berita Sumenep

Tak Perlu Antre di Rutan, Keluarga Warga Binaan Kini Bisa Daftar Kunjungan Lewat e-LAKSI

Rutan Kelas IIB Sumenep menghadirkan layanan pendaftaran kunjungan berbasis digital melalui e-LAKSI (Elektronik Layanan Kunjungan Sistem Informasi).

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
RUTAN SUMENEP - Rutan Kelas IIB Sumenep menghadirkan layanan pendaftaran kunjungan berbasis digital melalui e-LAKSI (Elektronik Layanan Kunjungan Sistem Informasi). Inovasi tersebut menjadi solusi bagi keluarga warga binaan yang selama ini harus mengantre untuk mendapatkan jadwal kunjungan, Sabtu (23/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Rutan Kelas IIB Sumenep luncurkan aplikasi e-LAKSI untuk pendaftaran kunjungan warga binaan secara online.
  • Digitalisasi layanan kunjungan memudahkan masyarakat mengatur jadwal tanpa antre langsung di rutan.
  • Sistem e-LAKSI mendukung pelayanan publik transparan, efisien, nyaman, dan tetap mengutamakan keamanan pemasyarakatan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep, Madura, terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, Sabtu (23/5/2026).

Terbaru, rutan menghadirkan layanan pendaftaran kunjungan berbasis digital melalui aplikasi e-LAKSI (Elektronik Layanan Kunjungan Sistem Informasi) yang memungkinkan masyarakat melakukan registrasi secara online tanpa harus datang lebih awal ke lokasi.

Inovasi tersebut menjadi solusi bagi keluarga warga binaan yang selama ini harus mengantre untuk mendapatkan jadwal kunjungan. 

Kini, proses pendaftaran dapat dilakukan dari mana saja melalui sistem daring yang telah disediakan Rutan Sumenep.

Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan, digitalisasi layanan kunjungan merupakan bagian dari upaya transformasi pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan efisien.

Menurutnya, masyarakat cukup mengakses laman e-LAKSI untuk melakukan pendaftaran tanpa perlu datang ke rutan hanya untuk mengambil nomor antrean.

"Layanan ini kami kembangkan agar masyarakat lebih mudah mengatur jadwal kunjungan. Semua proses bisa dilakukan secara daring, sehingga lebih praktis dan efisien," ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Aditya menjelaskan, kehadiran sistem e-LAKSI tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengunjung, tetapi juga membantu petugas dalam mengatur alur layanan kunjungan agar lebih tertib dan terorganisir.

Baca juga: Pejabat Kanwil Ditjenpas Jawa Timur Sidak Rutan Sumenep, Soroti Disiplin dan Integritas Petugas

Melalui sistem tersebut, jumlah pengunjung dapat terdata lebih baik, sehingga potensi penumpukan antrean di area layanan dapat diminimalkan.

Selain meningkatkan efisiensi, digitalisasi layanan juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan pelayanan yang transparan dan akuntabel sesuai tuntutan perkembangan teknologi saat ini.

"Harapannya, layanan ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menciptakan suasana pelayanan yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak," tambahnya.

Penerapan e-LAKSI sekaligus menjadi bagian dari komitmen Rutan Kelas IIB Sumenep dalam mendukung program transformasi digital di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca juga: Ratusan Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Pakaian Lebaran, Rutin Digelar SAI sejak 2005

Target Tingkatkan Kualitas Layanan

Dengan sistem baru tersebut, Rutan Sumenep menargetkan kualitas layanan pemasyarakatan semakin meningkat, sekaligus memberikan pengalaman pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi masyarakat yang ingin menjenguk keluarga mereka di dalam rutan.

Digitalisasi layanan ini juga diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih efektif di era teknologi.

"Tanpa mengurangi aspek keamanan dan ketertiban yang menjadi prioritas utama di lingkungan pemasyarakatan," ujarnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved