Berita Terkini
Dirikan Kabantara Grup, Pengusaha Jawa Timur Siap Perkuat Hegemoni Usaha Tambang Bauksit Indonesia
Gus Lilur semakin memantabkan hegemoni usaha tambang bauksit di Indonesia. Caranya dengan mendirikan Kabantara Grup.
Ringkasan Berita:
- Gus Lilur (HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy) mendirikan Kabantara Grup sebagai holding perusahaan untuk memperkuat dan menguasai sektor tambang bauksit di Indonesia, menyusul disahkannya UU Minerba Nomor 2 Tahun 2025.
- UU Minerba terbaru membuka kembali peluang perizinan tambang, memberikan kejelasan juklak dan juknis konsesi, sehingga Gus Lilur bergerak cepat membangun bisnis bauksit terpisah dari usaha batu baranya yang sudah mapan di bawah Batara Grup.
TRIBUNMADURA,COM, SURABAYA- Gus Lilur semakin memantabkan hegemoni usaha tambang bauksit di Indonesia.
Caranya dengan mendirikan Kabantara Grup.
Perlu diketahui, peta kekuatan industri pertambangan nasional kembali bergejolak pasca terbitnya regulasi baru.
Pengusaha nasional asal Situbondo, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, yang akrab disapa Gus Lilur, secara resmi mengumumkan langkah strategisnya dengan mengibarkan bendera Kabantara Grup untuk menguasai sektor tambang bauksit.
Langkah besar ini menyusul disahkannya UU Minerba Nomor 2 Tahun 2025 pada Oktober lalu.
Regulasi anyar ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha setelah periode panjang moratorium dan pencabutan lebih dari 8.000 izin tambang oleh Kementerian ESDM sepanjang 2016-2022.
Baca juga: Pengakuan Jujur Sopir Truk Bangkalan yang Tolak Tambang Galian C Ditutup: Kami Tidak Dapat Uang
Gus Lilur mengungkapkan bahwa terbitnya UU Minerba No. 2 Tahun 2025 memberikan kejelasan terkait Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) penerbitan konsesi Galian A dan B. Sementara itu, otoritas Galian C kini secara resmi menjadi ranah Pemerintah Provinsi.
"Dengan terbitnya aturan ini, giat pengajuan konsesi perizinan tambang kembali terbuka. Saya bisa kembali membumikan salah satu keahlian saya, yaitu sebagai Ahli Kapling Indonesia atau AKI," ujar Gus Lilur saat ditemui di Surabaya, Senin (22/12/2025).
Meski mengaku sempat terkejut dengan cepatnya transisi regulasi ini, Gus Lilur langsung bergerak cepat setelah menerima pinangan kerja sama dari berbagai pihak untuk mengelola konsesi batu bara dan bauksit di wilayah Kalimantan.
Berbeda dengan bisnis batu baranya yang sudah mapan di bawah naungan Batara Grup, sektor bauksit menuntut persiapan yang lebih khusus. Gus Lilur memutuskan untuk membentuk entitas baru guna membangun hegemoni di komoditas ini.
"Saya memilih nama Kaisar Bauksit Nusantara Grup atau disingkat Kabantara Grup. Nama ini menjadi identitas induk perusahaan (holding) yang akan memayungi puluhan anak perusahaan di sektor bauksit," tegas alumni santri Denanyar, Jombang tersebut.
Strategi Gus Lilur di sektor bauksit terbilang sangat taktis. Ia bekerja sama dengan pemilik smelter bauksit yang saat ini tengah membangun fasilitas pengolahan baru. Kerja sama ini memberikan keunggulan kompetitif bagi Kabantara Grup dalam hal rantai pasok.
"Langkah kami menjadi ringan karena tidak perlu repot mencari pasar atau menyiapkan infrastruktur penambangan dari nol. Fokus utama kami adalah menguasai tambang, sehingga peran AKI (Ahli Kapling Indonesia) benar-benar bisa membumi," tambahnya.
Ekspansi Kabantara Grup akan difokuskan pada wilayah kaya mineral di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Sementara untuk komoditas batu bara, Gus Lilur tetap memperkuat posisinya di Kalimantan Timur dan Utara melalui perusahaan yang sudah ada.
Gus Lilur berharap kehadiran Kabantara Grup tidak hanya sekadar entitas bisnis semata, namun mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional dan masyarakat luas.
"Semoga kehadiran Kabantara Grup bisa berfaedah buat kemanusiaan di dunia," tutup pria yang dikenal memiliki jaringan luas di sektor pertambangan ini
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
| Seusai Salurkan 1.000 Makanan untuk Sudan, Teman Baik Terus Beri Bantuan hingga Ramadan |
|
|---|
| Jumlah Tersangka Pengeroyokan Nenek Elina yang Ditangkap Polisi Bertambah, Ada yang Dimarahi Istri |
|
|---|
| Kuatkan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta, Unesa Gelar Pelatihan AI untuk Guru di Sumsel |
|
|---|
| Asrorun Ni’am Soleh Dikuhkukan Sebagai Ketum MA IPNU 2025–2030 |
|
|---|
| Hasil Pertemuan Tebuireng, Syuriah PBNU Sebut Gus Yahya Dicopot karena Lakukan Kesalahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Dirikan-Kabantara-Grup-Pengusaha-Asal-Jawa-Timur-Siap-Perkuat-Hegemoni-Usaha.jpg)