Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans
Saat Kecelakaan Bus Cahaya Trans Ternyata Tak Dikemudikan Sopir Utama
Tabir penyebab kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans yang mengangkut total 34 orang, termasuk pengemudi di Exit Tol Krapyak mulai terungkap.
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans terjadi di Exit Tol Krapyak (KM 420–200) pada Senin (22/12) dini hari, menewaskan 16 penumpang dan melukai 18 orang.
- Polisi mengungkap bus dikemudikan sopir cadangan saat insiden; pengemudi selamat dan sedang diperiksa untuk pendalaman faktor kelalaian manusia.
- Dugaan sementara, bus kehilangan kendali di ruas jalan menikung dan menabrak pembatas; seluruh korban telah dievakuasi dan penanganan medis dilakukan di sejumlah RS di Semarang.
TRIBUNMADURA.COM, SEMARANG – Tabir penyebab kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans yang mengangkut total 34 orang, termasuk pengemudi di Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai terungkap.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, membeberkan fakta krusial bahwa saat insiden berdarah itu terjadi, bus sedang dikemudikan oleh sopir cadangan, bukan sopir utama.
Kecelakaan yang terjadi di KM 420–200 Simpang Susun Krapyak pada Senin (22/12) dini hari tersebut merenggut 16 nyawa.
Sementara 18 orang luka ringan (LR), dan tidak ada korban luka berat.
TribunMadura.com telah merinci daftar identitas korban di bagian akhir artikel ini.
Baca juga: Pengemudi Main Ponsel hingga Mobil Masuk Jalur Berlawanan Picu Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Pihak kepolisian kini tengah mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk faktor kelalaian manusia.
Investigasi lebih lanjut dilakukan untuk menentukan status hukum dari kru bus Mercedes Benz bernopol B 7201 IV tersebut.
"Setelah kita cek ternyata driver kendaraan bus tersebut adalah driver cadangan," ujar Ribut.
Ribut memastikan pengemudi bus selamat dan kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang.
"Sopir bus dalam kondisi selamat," katanya.
Korban meninggal alami cedera berat
Berdasarkan data kepolisian, seluruh korban meninggal dunia mengalami cedera kepala berat dan sebagian besar meninggal di lokasi kejadian.
Satu korban dinyatakan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Para korban tewas dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.
Korban berasal dari berbagai daerah, antara lain Boyolali, Klaten, Sleman, Bogor, Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Grobogan.
Sementara itu, 17 korban luka ringan, termasuk pengemudi, dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Semarang, yakni RSUD Tugurejo, RS Columbia Asia, dan RS St Elizabeth.
kecelakaan maut
Bus PO Cahaya Trans
Exit Tol Krapyak
sopir
Irjen Pol Ribut Hari Wibowo
Tribun Madura
| 5 Fakta Menarik Banyuwangi Park, Destinasi Wisata Edukatif dan Rekreatif di Ujung Timur Jawa |
|
|---|
| Sosok Martinus Sudiryono Jadi Sorotan, Ayah Kandung Syifa Hadju Tak Hadir Saat Akad Nikah |
|
|---|
| Misteri Jasad Wanita di Selat Madura serta Motor dan Tas di Jembatan Suramadu |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Gresik, Motor Oleng hingga Tabrak Truk, Pemotor Asal Lamongan Tewas |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Surabaya, Motor Suzuki Satria FU Ngebut Tabrak Mobil, Satu Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-Bus-PO-Cahaya-Trans-di-ruas-simpang-susun-Exit-Tol-Krapyak-Kota-Semarang.jpg)