Rabu, 6 Mei 2026

Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans

Saat Kecelakaan Bus Cahaya Trans Ternyata Tak Dikemudikan Sopir Utama

Tabir penyebab kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans yang mengangkut total 34 orang, termasuk pengemudi di Exit Tol Krapyak mulai terungkap.

Tayang:
Editor: Taufiq Rochman
Istimewa/Dok SAR Semarang
KECELAKAAN BUS - Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin (22/12/2025) pukul 00.30 WIB dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans terjadi di Exit Tol Krapyak (KM 420–200) pada Senin (22/12) dini hari, menewaskan 16 penumpang dan melukai 18 orang.
  • Polisi mengungkap bus dikemudikan sopir cadangan saat insiden; pengemudi selamat dan sedang diperiksa untuk pendalaman faktor kelalaian manusia.
  • Dugaan sementara, bus kehilangan kendali di ruas jalan menikung dan menabrak pembatas; seluruh korban telah dievakuasi dan penanganan medis dilakukan di sejumlah RS di Semarang.

TRIBUNMADURA.COM, SEMARANG – Tabir penyebab kecelakaan maut Bus PO Cahaya Trans yang mengangkut total 34 orang, termasuk pengemudi di Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai terungkap.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, membeberkan fakta krusial bahwa saat insiden berdarah itu terjadi, bus sedang dikemudikan oleh sopir cadangan, bukan sopir utama.

Kecelakaan yang terjadi di KM 420–200 Simpang Susun Krapyak pada Senin (22/12) dini hari tersebut merenggut 16 nyawa.

Sementara 18 orang luka ringan (LR), dan tidak ada korban luka berat.

TribunMadura.com telah merinci daftar identitas korban di bagian akhir artikel ini.

Baca juga: Pengemudi Main Ponsel hingga Mobil Masuk Jalur Berlawanan Picu Kecelakaan Beruntun di Bangkalan

Pihak kepolisian kini tengah mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk faktor kelalaian manusia.

Investigasi lebih lanjut dilakukan untuk menentukan status hukum dari kru bus Mercedes Benz bernopol B 7201 IV tersebut.

"Setelah kita cek ternyata driver kendaraan bus tersebut adalah driver cadangan," ujar Ribut.

Ribut memastikan pengemudi bus selamat dan kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang.

"Sopir bus dalam kondisi selamat," katanya.

Korban meninggal alami cedera berat

Berdasarkan data kepolisian, seluruh korban meninggal dunia mengalami cedera kepala berat dan sebagian besar meninggal di lokasi kejadian.

Satu korban dinyatakan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Para korban tewas dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.

Korban berasal dari berbagai daerah, antara lain Boyolali, Klaten, Sleman, Bogor, Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Grobogan.

Sementara itu, 17 korban luka ringan, termasuk pengemudi, dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Semarang, yakni RSUD Tugurejo, RS Columbia Asia, dan RS St Elizabeth.

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved