Senin, 25 Mei 2026

Berita Gresik

Gangster Bikin Onar di Panceng Gresik, Terekam CCTV Lukai Korban

Seorang pemuda menjadi korban penganiayaan disertai perampasan di depan warung nasi goreng, Dusun Sono, Desa Ketanen, Kecamatan Panceng

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Istimewa
GANGSTER BERAKSI GRESIK - Tangkapan layar video gangster beraksi di Gresik, Minggu (4/1/2026) dinihari. 

Ringkasan Berita:
  • Ahmad Zaki Syarifuddin (22), warga Panceng, menjadi korban penganiayaan dan perampasan oleh sekitar 18 orang anggota gangster; polisi menyatakan para pelaku masih diburu.
  • Peristiwa terjadi di depan warung nasi goreng, Dusun Sono, Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, pada Minggu (4/1/2026) dini hari.
  • Korban dipukuli secara brutal, dipaksa melucuti pakaian, dan dirampas ponselnya; aksi terekam CCTV dan viral di media sosial, sementara polisi melakukan penyelidikan intensif.

 

 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Aksi brutal gangster kembali membuat resah warga Gresik

Seorang pemuda menjadi korban penganiayaan disertai perampasan di depan warung nasi goreng, Dusun Sono, Desa Ketanen, Kecamatan Panceng, Minggu (4/1/2026) dini hari.

Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Peristiwa ini menimpa Ahmad Zaki Syarifuddin (22), warga Panceng. 

Kejadian bermula saat korban mendatangi warung nasi goreng sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Pengakuan 6 Remaja Gangster Bercelurit seusai Serang Warga Nongkrong di Surabaya: Buat Beli Sabu

Namun, sesaat sebelum masuk ke warung, tiba-tiba sekitar 10 sepeda motor yang ditumpangi kurang lebih 18 orang berhenti di tengah jalan dari arah selatan. Para pelaku langsung turun dan menarik pakaian korban.

Aksi tersebut disaksikan penjual nasi goreng dan seorang pengunjung warung. Suasana mendadak mencekam ketika para pelaku melempari warung menggunakan batu.

Kedua saksi langsung menyelamatkan diri masuk ke dalam warung, sementara korban diseret ke halaman depan.

Di lokasi itu, Zaki dipukuli secara brutal oleh para pelaku hingga dipaksa melucuti pakaian bagian atas sampai telanjang dada. Tidak hanya itu, para pelaku juga merampas ponsel milik korban.

Beberapa pelaku bahkan masuk ke dalam warung dan turut merampas HP milik pemilik warung serta pengunjung.

Setelah melakukan penganiayaan dan perampasan, rombongan pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah utara. Korban ditinggalkan tergeletak di halaman warung dalam kondisi berlumuran darah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala hingga harus mendapat delapan jahitan, memar pada mata kiri, lecet di pipi kiri, serta memar di tangan kiri. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Panceng untuk mendapatkan perawatan medis sebelum melaporkan kejadian itu ke Polsek Panceng.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku gangster.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved