Kamis, 21 Mei 2026

Program MBG Libatkan UMKM dan Petani untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asupan gizi seimbang sejak dini

Tayang:
Editor: Syamsul Arifin
Istimewa
MBG - Sosialisasi program MBG dari Komisi IX DPR RI bersama BGN ini bertempat di Gedung Serba Guna Jagul, Jagul I, Kec. Ngancar, Kediri pada Minggu (8/2). Tim sosialisasi program MBG hadir untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang dan tepat yang harus dilakukan sejak dini. 
Ringkasan Berita:
  • Komisi IX DPR RI bersama BGN sosialisasikan program MBG di Ngancar, Kediri.
  • Program MBG bertujuan memenuhi gizi anak sejak dini untuk melahirkan generasi sehat dan berdaya saing.
  • MBG juga libatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasok untuk memperkuat ekonomi lokal.

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi kali ini digelar di Gedung Serba Guna Jagul, Desa Jagul I, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Minggu (8/2/2026).

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya asupan gizi seimbang sejak dini.

Tujuan Program MBG

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Dengan pemenuhan gizi seimbang ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global. Selain memberikan dampak positif terhadap peningkatan kecerdasan dan kualitas kesehatan masyarakat,” ucap Nurhadi.

Baca juga: Hari Pertama MBG di Talango Sumenep, SPPG Palasa Distribusikan 1.003 Porsi ke Siswa

Ia menambahkan, program ini menitikberatkan pada pemenuhan gizi anak-anak sebagai fondasi utama tumbuh kembang fisik, kecerdasan intelektual, dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Lebih lanjut, Nurhadi menekankan bahwa implementasi MBG tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Program ini melibatkan pelaku usaha lokal, petani, nelayan, dan UMKM dalam rantai pasok bahan pangan, sehingga memperkuat ekonomi daerah sekaligus ketahanan pangan. Dengan demikian, MBG menjadi instrumen strategis yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved