Ramadan 2026
Sering Ditunda, Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Mengganti Puasa Ramadan
Kapan waktu terbaik mengganti puasa Ramadan? Majelis Ulama Indonesia menyarankan qadha puasa dilakukan sesegera mungkin setelah Ramadan.
Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Sebagian umat Muslim tidak dapat menjalankan puasa penuh selama Ramadan karena sejumlah alasan, seperti haid, sakit, atau kondisi kesehatan tertentu.
- Puasa yang terlewat wajib diganti di hari lain melalui qadha.
- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas, menganjurkan agar qadha puasa dilakukan sesegera mungkin setelah Ramadan berakhir.
TRIBUNMADURA.COM - Puasa di Bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat.
Dalam kondisi tertentu, seseorang diperbolehkan tidak menjalankannya, seperti perempuan yang sedang haid, orang yang sakit, atau mereka yang harus mengonsumsi obat karena alasan kesehatan.
Hari puasa yang ditinggalkan tetap harus diganti di waktu lain melalui qadha puasa.
Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kapan waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan pengganti puasa tersebut.
Baca juga: Menjelang Lebaran Selalu Dinanti, Begini Sejarah Munculnya THR di Indonesia
Waktu Terbaik Mengganti Puasa
Mengganti puasa Ramadan atau qadha merupakan kewajiban bagi umat Islam yang meninggalkan puasa karena alasan tertentu.
Pelaksanaannya dianjurkan dilakukan sesegera mungkin setelah Bulan Ramadan berakhir.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengatakan, umat Islam sebaiknya tidak menunda untuk mengganti puasa yang tertinggal.
“Mengganti puasa hendaklah disegerakan,” ujar Anwar Abbas, dikutip dari Kompas.com pada Senin (9/3/2026).
Menurutnya, setelah Ramadan selesai, seseorang dianjurkan segera melaksanakan qadha puasa.
Namun, ada waktu tertentu yang tidak diperbolehkan untuk berpuasa, yaitu pada Hari Raya Idulfitri.
Karena itu, qadha puasa baru dapat dilakukan setelah hari raya tersebut berlalu.
“Puasa dapat dilakukan setelah Idulfitri,” tambahnya.
Baca juga: Tips Aman Berpuasa bagi Penderita Penyakit Maag dan Asam Lambung
Niat Qadha Puasa Ramadan
Seperti puasa wajib lainnya, qadha puasa Ramadan harus diawali dengan niat yang diucapkan dalam hati sebelum waktu subuh.
Berikut bacaan niat qadha puasa Ramadan:
Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala.
qadha puasa Ramadan
niat qadha puasa Ramadan
Tata Cara Mengqadha Puasa
puasa ramadhan
Madura
TribunMadura.com
Tribun Madura
Berita Tribun Madura
berita Tribun Madura hari ini
Ramadan 2026
Ramadan 1447H
Anwar Abbas
| Kisah 99 Relawan Genzi Layani Jemaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya |
|
|---|
| Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan |
|
|---|
| Doa dan Amalan 10 Hari Terakhir Ramadan: Momen Memohon Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar |
|
|---|
| Lailatul Qadar, Malam Penuh Kemuliaan di 10 Hari Terakhir Ramadan |
|
|---|
| Jejak Sejarah Masjid Istiqlal Jakarta yang Lahir dari Semangat Kemerdekaan |
|
|---|