Berita Terkini Persebaya

Malut Bertabur Bintang, Bernardo Siapkan Strategi A, B, C untuk Persebaya

Bernardo Tavares, pelatih anyar Persebaya bicara kekuatan Malut United jelang laga Sabtu (10/1/2026) mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa/Persebaya
PIMPIN LATIHAN - Pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares (kanan) berdiskusi dengan tim pelatih Persebaya dalam sesi latihan perdananya bersama Persebaya di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT, Selasa (6/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Bernardo Tavares menilai Malut United sebagai lawan berat, dengan skuad bertabur pemain berpengalaman dan catatan kekalahan paling sedikit hingga pekan 16 Super League 2025/2026.
  • Persebaya menghadapi laga debut pelatih baru dalam kondisi tidak ideal, karena sejumlah pemain masih cedera dan tim harus menyiapkan beberapa opsi strategi.
  • Bernardo meminta dukungan penuh Bonek di GBT, serta berharap suporter tidak cepat menghujat agar pemain tampil percaya diri dan berani berjuang sampai akhir.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bernardo Tavares, pelatih anyar Persebaya bicara kekuatan Malut United jelang laga Sabtu (10/1/2026) mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Ia menyadari, lawan pada laga debutnya bersama Persebaya ini tidak akan mudah.

Itu tidak lepas dari komposisi pemain mereka yang musim ini mentereng.

Malut United memang melakukan investasi besar-besaran musim ini dengan mendatangkan paket komplet dari Persib Bandung.

Mulai David da Silva, Ciro Alves, Tyronne, Gustavo Franca, dan Dimas Drajat.

Belum lagi pemain lokal yang dinilai Bernardo Tavares memiliki kualitas baik, dua diantaranya Yakob dan Yance Sayuri.

"Mereka memiliki banyak pemain berpengalaman," kata Bernardo Tavares setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT, Surabaya.

Baca juga: Bernardo Tavares Minta Bonek Jadi Kekuatan Bukan Tekanan bagi Pemain

Catatan lain, Malut United yang saat ini ada di peringkat empat klasemen sementara menjadi tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit hingga pekan 16 Super League 2025/2026.

Hanya menelan dua kekalahan.

Jumlah ini mengalahkan tiga tim lain yang ada di peringkat 1-3 klasemen sementara, Borneo FC, Persija dan Persib Bandung, dimana mereka sudah mengalami tiga kekalahan.

"Tahun lalu Persebaya tidak pernah bisa mengalahkan tim ini. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit," tambah pelatih asal Portugal itu.

Musim lalu Persebaya kalah 0-2 saat bermain di kandang sendiri. Kemudian bermain imbang 0-0 saat bermain di kandang Malut United.

Situasi semakin sulit, karena Persebaya tidak turun dengan kekuatan penuh karena sebagian pemain masih dalam proses penyembuhan cedera.

"Mari kita lihat apakah mereka bisa pulih atau tidak. Tapi kami perlu memiliki strategi A, B, atau C. Yang penting saat ini adalah kami berusaha melakukan yang terbaik melawan Malut," tegas Bernardo Tavares.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved