Liga Italia
Maignan di Ambang Keluar dari AC Milan, Deja Vu Donnarumma Terulang?
AC Milan kini berada di ambang déjà vu yang menyesakkan. Klub raksasa Serie A itu terancam kehilangan kiper utama mereka, Mike Maignan, secara gratis
Ringkasan Berita:
- AC Milan berisiko kehilangan Mike Maignan secara gratis pada akhir kontraknya (30 Juni 2026), mirip dengan kasus Gianluigi Donnarumma yang hengkang ke PSG tanpa biaya transfer pada 2021
- Permintaan gaji Maignan sempat disetujui (5 juta euro per tahun), tetapi manajemen menunda pengesahan dan bahkan mencoba menurunkan nominal, membuat pihak Maignan tersinggung dan menutup pintu negosiasi
- Maignan tetap jadi pilar penting Milan, terbukti dengan penyelamatan krusial di Serie A 2025-2026
TRIBUNMADURA.COM - AC Milan kini berada di ambang déjà vu yang menyesakkan. Klub raksasa Serie A itu terancam kehilangan kiper utama mereka, Mike Maignan, secara gratis pada akhir kontraknya.
Sebuah skenario yang sangat mirip dengan kepergian Gianluigi Donnarumma beberapa tahun lalu.
Negosiasi perpanjangan kontrak Maignan tersendat, menempatkan Rossoneri dalam situasi genting.
Jika kesepakatan tak tercapai, Maignan bisa saja hengkang tanpa biaya transfer di awal musim 2025-2026, mengulang kerugian finansial besar yang mereka alami saat Donnarumma berlabuh ke PSG.
Baca juga: Performa Mentereng AC Milan Tak Didukung Rekrutan Mahal, Belanja Pemain Jadi Titik Lemah
Jejak Donnarumma dan Pengulangan Krisis Kiper
Melansir Kompas.com, perjalanan pahit AC Milan saat kehilangan Gianluigi Donnarumma pada 2021 kembali menghantui.
Donnarumma, yang melakukan debut pada musim 2015-2016 dan tampil dalam 251 laga di semua kompetisi, pergi begitu saja setelah permintaan gajinya tak dipenuhi klub.
AC Milan sebenarnya telah mencoba memperpanjang kontrak sang kiper pada musim 2020-2021.
Namun negosiasi gagal karena Donnarumma meminta gaji 1 juta euro (setara Rp 19,3 miliar) per bulan plus komisi 20 juta euro (setara Rp 386,3 miliar) untuk sang agen, Mino Raiola.
Kehilangan Donnarumma tanpa biaya transfer menjadi kerugian besar, terutama karena nilai pasarnya kala itu mencapai 60 juta euro atau sekitar Rp 1,1 triliun.
Untuk mengisi kekosongan tersebut, Milan mendatangkan Mike Maignan dari Lille pada musim 2021-2022.
Maignan langsung menjadi figur penting dan membawa I Rossoneri meraih scudetto pada musim debutnya.
Maignan Jadi Pilar Baru, Kontrak Justru Terancam
Selama lima tahun terakhir, performa Mike Maignan selalu menjadi salah satu elemen vital Milan.
Di Liga Italia 2025-2026, Maignan bahkan kembali mencuri perhatian setelah menggagalkan penalti Paulo Dybala dan Hakan Calhanoglu yang membawa kemenangan penting 1-0 atas AS Roma dan Inter Milan.
Namun kontraknya hanya berlaku hingga 30 Juni 2026. Jika tidak segera diperpanjang, Maignan bisa melakukan pra-kontrak dengan klub lain dalam waktu kurang dari 40 hari.
Milan sebenarnya sudah mencoba memperpanjang kontrak sejak musim lalu.
| MU dan Aston Villa Siap Berebut Loftus-Cheek yang Terpinggirkan di AC Milan |
|
|---|
| Pujian Allegri Setelah Rafael Leao Jadi Pembeda Laga Cagliari Vs AC Milan |
|
|---|
| Birokrasi AFC Kubur Rencana Pertandingan AC Milan Vs Como di Australia |
|
|---|
| Jay Idzes Tampil Solid di Kandang AC Milan, Media Italia Beri Nilai Positif |
|
|---|
| Padahal 'Mau Meninggal', Pulisic Mendadak Ukir Brace dari Bangku Cadangan saat AC Milan Bekuk Torino |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kiper-Prancis-AC-Milan-Mike-Maignan-kini-jadi-pemimpin-baru-gantikan-Ibrahimovic.jpg)