Khofifah Beri Uang Saku Rp 25 Juta Kepada Timnas U-22 dari Jatim Usai Juara Piala AFF

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan khusus bagi para pemain Timnas U-22 asal Jawa Timur maupun pemain Timnas U-22 yan

Khofifah Beri Uang Saku Rp 25 Juta Kepada Timnas U-22 dari Jatim Usai Juara Piala AFF
TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Timnas U-22 saat dijamu oleh gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (2/3/2019) 
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan khusus bagi para pemain Timnas U-22 asal Jawa Timur maupun pemain Timnas U-22 yang tergabung dalam klub asal Jawa Timur, usai memenangkan piala AFF U-22.
Dalam acara penerimaan resmi pemain Timnas U-22 asal Jawa Timur yang dihadiri empat pemain dan juga official di Gedung Grahadi, Jumat (1/3/2019) malam, Khofifah menyerahkan apresiasi berupa uang saku pada para pemain asal Jawa Timur.
Masing-masing pemain asal Jawa Timur maupun yang tergabung dalam klub Jawa Timur diberikan uang saku sebesar Rp 25 juta. 
"Kita tidak bisa menghitung atau mengkonversikan prestasi telah mereka berikan untuk bangsa. Tapi sebagai bentuk kebahagiaan kita semua, kita berikan support mereka masing-masing Rp 25 juta," kata Khofifah.
Para pemain asal Jawa Timur itu disambut langsung oleh gubernur, wakil gubernur Emil Elestianto Dardak, KONI Jawa Timur dan juga jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Pelataran Grahadi Jalan Gubernur Suryo. 
Selasar Grahadi pun disulap menjadi tempat penyembutan yang hangat lengkap dengan panggung rendah yang membuat para pemain,  pemprov, dan supporter menyatu dalam keguyuban. 
Ada empat pemain Timnas U-22 yang hadir dalam penyambutan ini. Yaitu Rahmat Irianto pemain Persebaya yang merupakan putra dari Bedjo Sugiantoro,  lalu hadir juga Dimas Drajad dari Gresik, serta Hanif Sjahbandi pemainArema, dan Satria Tama pemain Madura United yang asli Gresik. Selain itu,  juga hadir dari video analyst,  fisioterapi,  dan dokter Timnas Syarif Alwi yang juga disambut di Grahadi.
Khofifah mengatakan, bahwa ia mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh para arek-arek Jawa Timur ini. Terlebih juga ada salah satunya yang merupakan alumnus dari sekolah yang dikelola oleh Khofifah, Yayasan Sekolah Khadijah, yaitu adalah Rahmat Irianto. 
"Tentu kami bangga, dari 11 pemain timnas, ada empat yang hadir di sini, dua pemain lainnya sedang kembali ke keluarganya, sebab Senin besok sudah mulai latihan lagi untuk Piala Asia. Kita doakan supaya ke depan bisa sukses dan bisa membawa garuda terbang tinggi-tinggi," tegas Khofifah. 
Lebih lanjut, penyambutan di Grahadi terbilang meriah. Khofifah berharap bahwa ke depan Grahadi akan menjadi bagian dari saksi prestasi yang diukir oleh para atlet berprestasi yang membawa harum bumi Jawa Timur. 
Wanita yang juga penggemar bola ini mengatakan, para pemain di Jawa Timur ini diharapkan bisa menjadi contoh dan role model untuk anak muda agar berprestasi ke depan. Termasuk juga bagi supporternya. Khofifah ingin Arema dan Persebaya bisa tidak lagi terlibat dalam friksi yang anarki. 
"Ini lho ada contohnya, ada Rahmat Irianto dari Persebaya dan ada hanif Sjahbandi dari Arema, kalau misalnya para pemainnya, atletnya sudah sinergi, tentunya kita berharap supoortternya juga bisa bersinergi," tegas Khofifah. (Fatimatuz Zahroh)
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved