Berita Bangkalan

Adik Curi Ponsel, Sang Kakak Malah Digerebek Polisi, Ternyata Begini Kronologi Selengkapnya

AH, warga Jalan KH Moh Holil Kelurahan Demangan, Bangkalan yang tengah istirahat nampak kaget ketika sejumlah anggota Unit Opsnal Satreskrim

Adik Curi Ponsel, Sang Kakak Malah Digerebek Polisi, Ternyata Begini Kronologi Selengkapnya
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi Pencuri Rabu (13/3/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - AH, warga Jalan KH Moh Holil Kelurahan Demangan, Bangkalan yang tengah istirahat nampak kaget ketika sejumlah anggota Unit Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan mendatangi rumahnya, Selasa (12/3/2019) malam.

Awalnya AH tidak mengerti maksud kehadiran para polisi berpakaian preman itu. Namun setelah dijelaskan, ia menyerahkan sebuah ponsel Redmi A5 ke polisi.

"Ponsel itu hasil kejahatan yang dilakukan adiknya. Karena itu kami sita sebagai barang bukti," ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeny, Rabu (13/3/2019).

Polres Pamekasan Sumbang Baju Bekas, Akan Dijual dan Diberikan Kepada yang Membutuhkan

Seorang Anak Tega Gorok Leher Ibunya Sendiri, Pelaku Diduga Punya Riwayat Gangguan Kejiwaan

SM Entertainment Bantah Kabar D.O EXO Tinggalkan Agensi, Sebut Waktu Kontrak Artisnya Belum Berakhir

Ia menjelaskan, AH tidak tahu dari mana asal ponsel tersebut. Ia menerima ponsel begitu saja pemberian adiknya.

"Adiknya hanya bilang, butuh uang Rp 200 ribu," jelas Jeny.

Di saat bersamaan, buruan polisi atas kasus pencurian ponsel, Deni Alam Maulana tengah istirahat di rumah tersebut.

"Saat itu juga kami bekuk. Tersangka (Deni Alam Maulana) saja yang kami tangkap," pungkasnya.

Lintasan Lari Lapangan Wijaya Kusuma Sampang Akan Direnovasi karena Mulai Rusak

TMMD Lamongan Jadi Berkah, Lakukan Renovasi Rumah Reyot Milik Nenek Sebatang Kara

Penemuan Situs Sekaran Malang, Proyek Dihentikan Sementara di Sekitar Area Situs

Kassubag Humas Polres Bangkalam AKP WM Santoso mengungkapkan, Deni Alam Maulana (25) telah menjadi incaran usai mencuri ponsel dari kolong dashboard motor yang terparkir di depan Toko A17 Jalan Jokotole pada 21 Oktober 2018.

"Baru kemaren kami tangkap setelah pihak korban melapor pada Desember 2018," ungkap WM Santoso.

Deni beraksi ketika korban, Sulis Amalia (25), asal Kelurahan Bancaran meninggalkan ponsel di kolong dashboard. Korban masuk begitu saja ke toko.

Korban tersadar ketika tiba di rumah. Ponsel yang dibelinya seharga Rp 2.650.000 tidak ada. Ia pun lantas menyuruh suaminya kembali ke toko.

"Dalam rekaman CCTV, ponsel milik korban diambil orang tak dikenal. Dari situlah kami berhasil menangkap pelaku," papar MW Santoso.

Selain ponsel, polisi menyita barang bukti lain berupa sepeda motor Honda Vario Techno 110 warna abu-abu-hitam dengan nopol M 6394 GZ dan jaket warna hitam milik tersangka.

"Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," pungkasnya. (Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved