Berita Sumenep

Kasus Dugaan Pencabulan Mandek 7 Bulan, Keluarga Korban Datangi Polres Sumenep Minta Kejelasan

Mereka mendatangi Polres Sumenep untuk menanyakan proses hukum kasus yang menimpa V (14), yang tak kunjung berjalan selama 7 bulan.

Kasus Dugaan Pencabulan Mandek 7 Bulan, Keluarga Korban Datangi Polres Sumenep Minta Kejelasan
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Orang tua V (14) saat mendatangi Polres Sumenep, Jumat (15/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Keluarga V (14), korban pencabulan anak di bawah umur, mendatangi Polres Sumenep, Jumat (15/3/2019).

Mereka mendatangi Polres Sumenep untuk menanyakan proses hukum kasus yang menimpa V (14), yang tak kunjung berjalan selama 7 bulan.

"Kami sudah datang berpuluh-puluh kali menanyakan perkembangan kasusnya, tapi kami tidak pernah menerima SP2HP maupun SPDP dari penyidik kepolisian ini," papar Kuasa Hukum korban, Kamarullah.

Madura United Vs Borneo FC, Dejan Antonic Ungkap Penyebab Timnya hanya Cetak 1 Gol Sepanjang Laga

Kamarullah mengungkap, kasus itu berlangsung tujuh bulan lalu, dan telah melaporkan kasusnya pada 21 Agustus 2018 lalu dengan bukti STPL/227/VIII/2018/Jatim/ Res SMP.

"Sampai detik ini pun kami minta secara lisan dan surati secara tertulis tapi kami tidak diberi tahu perkembangan itu," ucap dia.

"Bahkan semakin istiqomah kami datang, kami seperti disepelekan dan tidak digubris," sambungnya.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Mohamad Heri, menampik tudingan kasus tersebut mandek.

David Laly Mengaku Bersyukur Gol Tunggalnya Jadi Penentu Kemenangan Madura United atas Borneo FC

AKP Mohamad Heri menjelaskan, kasus tersebut kini berlanjut dan pada tahap penyidikan polisi.

"Tetap kita tindaklanjuti, bahkan telah melakukan upaya penangkapan terhadap yang diduga pelaku pencabulan itu, tapi pelakunya lolos," kata AKP Mohamad Heri saat ditemui di ruang kerjanya.

AKP Mohamad Heri mengelak jika dituding terindikasi bermain mata, yaitu penyidik polisi dengan kasus yang dikembangkan itu.

Madura United Vs Borneo FC, Dejan Antonic Beri Catatan Timnya Meski Menang Laga Terakhir Fase Grup D

"Itu tidak seperti itu lah, bahkan kasus itu sudah ada perintah penangkapan terlapor," kata mantan Kapolsek Kota.

Sebagaimana diketahui, V (14), warga Desa Banraas, Kecamatan Dungkek, diduga menjadi korban pencabulan di bawah umur.

Ia diduga dicabuli oleh pria bernama KU asal desa setempat di rumah nenek korban, Kamis (19/7/2018).

Jadi Tersangka Penembakan di Selandia Baru, Berikut Sosok Brenton Tarrant, Pernah Bekerja di Gym

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved