Berita Lamongan

Terjerat Kasus Narkoba, Pria Asal Jombang ini Terpaksa Nikahi Kekasihnya di Mapolres Lamongan

Gilang yang tersandung kasus narkoba di Lamongan. Gilang diamankan karena mengedarkan barang haram jenis sabu-sabu pada 4 Maret lalu 2019.

Terjerat Kasus Narkoba, Pria Asal Jombang ini Terpaksa Nikahi Kekasihnya di Mapolres Lamongan
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Prosesi pernikahan Gilang dan Nia di Mapolres Lamongan, Minggu (17/03/2019) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Inginnya menikah secara wajar, disaksikan sanak kerabat, teman serta undangan dalam sebuah resepsi.

Namun apa dikata, kesempurnaan itu tidak bisa dirasakan Gilang Adi Sasongko (24) warga Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang Jawa Timur.

Gilang yang tersandung kasus narkoba di Lamongan. Gilang diamankan karena mengedarkan barang haram jenis sabu-sabu pada 4 Maret lalu 2019.

Dukung Hasil Munas Alim Ulama NU, PSI Sebut Miliki DNA yang Cocok dengan Warga Jatim

Antrian Pelabuhan Kamal Mengular Capai 1 KM, Bantuan Ratusan Nasi Bungkus Ludes Dalam Hitungan Menit

Pikap Angkut Scaffolding Nyungsep ke Jurang di Pamekasan, Diduga Alami Rem Blong

Padahal ia sejatinya dalam waktu dekat harus melangsungkan resepsi pernikahannya dengan seorang wanita pujaannya,

Nia (20) warga Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto dengan segala persiapannya yang sudah matang. Apa daya, Gilang terpaksa harus menikah di Mapolres Lamongan, Minggu (17/03/2019).

Ini akan menjadi kenangan yang sangat kental dan tidak mudah dilupakan oleh mempelai maupun keluarga kedua belah pihak. Bagaimana tidak, mereka harus menikah di Mapolres Lamongan akibat sang mempelai laki-laki, yaitu Gilang terjerat kasus.

Gubernur Khofifah Bersama Arumi Bachsin Boncengan Motor, Meriahkan Millenial Road Safety Festival

Komunitas Sniper Ikan Pamekasan, Jalin Silaturrahmi Melalui Hobi Tembak Ikan Gunakan Senapan Angin

Jadwal Liga Sepak Bola Eropa, Derby Della Madonnina Hingga Liverpool Usung Misi Puncaki Klasemen

"Saya sangat senang akhirnya tetap bisa menikah, meskipun harus nikah di Polres Lamongan," kata Gilang usai ijab kabul yang dipimpin oleh penghulu yang sengaja datang dari Dawarblandong, yaitu ketua KUA Dawarblandong, Mujib.

Gilang mengaku juga sangat menyesali perbuatannya.

Karena akibat perbuatannya, terpaksa harus menikah di Mapolres Lamongan. Padahal, ia dan istrinya sudah mempersiapkan acara pernikahan ini sejak 3 bulan yang lalu dan harus buyar karena ia terjerat masalah hukum di Lamongan.

"Semua karena kesalahan saya. Saya tidak akan mengulangi lagi," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved