Madura United
Pelatih MU Dejan Antonic Akan Persiapkan Skema Bahkan Sampai Ekstra Time saat Lawan Persela
pelatih Madura United, ungkapkan bahwa akan persiapkan tim tidak hanya dalam pertandingan normal, tapi juga antisipasi terjadinya adu penalti.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, MADURA – Madura United dipastikan akan bertemu dengan Persela Lamongan dalam babak delapan besar Piala Presiden 2019, bermain di Stadion Surajaya, Lamongan dengan sistem single match.
Mengahadapi laga ini, pelatih Madura United, ungkapkan bahwa akan persiapkan tim tidak hanya dalam pertandingan normal, tapi juga antisipasi terjadinya adu penalti.
“Bukan cuma finishing, semua aspek pasti penting lawan Persela. Siapa tau mungkin kami bisa menang lewat penalti, kami harus fokus semua, bukan cuma 90 menit, setelah itu ada ekstra time, mungkin juga ada penalti, siapa tau itu terjadi,” terang Dejan pada Surya, usai pimpin latihan tim di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (19/3/2019).
• Hadiri Istighotsah Kubro, Cawapres KH Maruf Amin Pamer Kartu Program Unggulan Paslon 01
• Sulit Menang Lawan Persela di Lamongan, Pelatih Madura United Akan Bawa Komposisi Tim yang Berbeda
• Gunakan Dana Capai Rp 20 Miliar, Kabupaten Sumenep Siap Gelar Pilkades Serentak di 226 Desa
Hal itu disiapkan Dejan, sebab, Persela menjadi satu tim yang sulit dikalahkan di laga kandang. Bahkan di Liga 1 2018, Persela menjadi satu dari tiga tim yang tidak tersentuh kekalahan di kandang.
Di sisi lain, bermain di Lamongan, bagi Dejan bukan hal mudah. Saat menjadi juru taktik Borneo FC Liga 1 2018, ia harus menelan kekalahan 2-0 saat bermain di Lamongan. (11/7/2018).
Begitu juga dengan Madura, Liga 1 2018 lalu, juga bernasib sama, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu hanya bermain imbang 1-1 kala bermain di Stadion Surajaya, Lamongan (23/7/2019).
• Bertandang Lawan Persela di Piala Presiden 2019, Pelatih Madura United Akui Akan Jadi Laga Menarik
• KH Maruf Amin di Ponpes Annuqayah Sumenep, Minta Doa Restu dan Sebut Warga NU Harus Dukung Kader NU
• KH Maruf Amin Ngaji Bersama dan Berikan Ijazah Kitab Sahih Bukhari ke Santri Annuqayah Sumenep
Namun Dejan menegaskan, kali ini datang dengan tim berbeda. Musim ini Madura dikenal sebagai tim Los Galacticosnya Indonesia. Dimana setidaknya dihuni 11 pemain berlabel timnas.
Belum lagi, pemain asing berkualitas, seperti Aleksandar Rakic (top skor Liga 1 2018). Jaimerszon Xavier (eks bek Persija), dan Zah Rahan Krangar.
“Memang sulit bermain di Lamongan, tapi kami berbeda (tim dan komposisi pemain ,red) dengan musim yang kemarin, pasti kami kerja keras untuk menang, tim yang lebih disiplin dan fokus, pasti dia menang,” tutur pelatih asal Serbia tersebut.
Melakoni laga ini, dipastikan Madura tampil full time, karena lima pemain yang sebelumnya absen karena bergabung dengan timnas Indonesia dalam persiapan uji coba Internasional lawan Myanmar di Stadion Mandala Thiri, Myanmar 25 Maret nanti sudah bisa bergabung dan sangat mungkin dimainkan.
Kelimanya adalah Fachrudin Aryanto, Zulfiandi, Andik Vermansyah, Greg Nwokolo, M Ridho (kiper). (Khairul Amin)