Berita Surabaya

Ditinggal Beli Rokok, Pria 75 Tahun Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Rumahnya

Pria berusia 75 tahun ditemukan tak bernyawa di kamar mandi, keluarga menolak jenazah korban dibawa ke rumah sakit.

Ditinggal Beli Rokok, Pria 75 Tahun Asal Surabaya Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Rumahnya
www.samaa.tv
ilustrasi garis polisi 

Pria berusia 75 tahun ditemukan tak bernyawa di kamar mandi, keluarga menolak jenazah korban dibawa ke rumah sakit

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang pria berusia 75 tahun ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumahnya Jalan Patemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jumat (19/4/2019).

Korban diketahui bernama Ponirin (75) dan ditemukan tergeletak dalam posisi terlentang bertelanjang dada.

Ia ditemukan pertama kali oleh keponakannya bernama Wahyu Basuki (49).

Banyuwangi Agro Expo Kembali Digelar, Hadirkan Kebun Bunga Instagramable dan Berbagai Tanaman Pangan

Informasinya, sebelum menemukan pamannya dalam keadaan tak bernyawa, Wahyu sempat keluar rumah sejenak membelikan rokok.

Saat kembali, Wahyu merasa ada aneh lantaran tak seperti biasanya pintu rumah dalam keadaan tertutup.

Ketika masuk ke dalam rumah, Wahyu tak mendapati sosok pamannya, yang biasanya berada di dalam rumah.

Wahyu sempat memanggil-manggil, namun tetap tanpa jawaban dari sang paman.

Kejar Iring-Iringan Manten, Pengendara Mobil Hantam Pengendara Sepeda hingga Tewas di Lokasi

Sadar ada yang tak beres, Wahyu mulai menyisir seluruh ruangan di rumahnya.

Saat memeriksa kamar mandi, Wahyu terkejut melihat pamannya itu tergeletak tak bernyawa.

Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang melakukan olah TKP menyebut, korban tewas akibat serangan jantung.

"Saksi lalu menghubungi ketua RT 3, lalu diteruskan ke kami Polsek Sawahan lewat Bhabinkamtibmas," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi.

Dugaan Surat Suara Pemilu 2019 Tercoblos Lebih Dulu di Pulau Masalembu Sumenep, KPU Pastikan PSU

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPB Linmas Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, pihak keluarga enggan mengizinkan pihak medis membawa jenazah ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo.

Oleh karena itu, proses autopsi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya akhirnya dilakukan di dalam rumah korban.

"Jadi untuk jenazah cuma dilakukan visum luar," jelasnya.

Dugaan Surat Suara Tercoblos Lebih Dulu di Pulau Masalembu Sumenep, Warga Geruduk Kantor Panwascam

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved